Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Privinsi Lampung, Ir Suparmo, mengatakan, di Bandarlampung, Sabtu (21/6), khusus selama Januari-Maret 2008, Lampung mendatangkan sebanyak 25 jenis mesin dan peralatannya seberat 1.480 ton, dan menghabiskan devisa senilai US$16,92 juta.
Khusus pada bulan Maret 2008 saja, kata Suparmo lebih lanjut, Lampung membutuhkan 447 ton barang mesin dan peralatan, dengan menghabiskan devisa senilai US$5,36 juta.
Kadis Perindag Lampung itu merinci, mesin-mesin dan peralatan yang selama ini masih banyak diimpor oleh daerah Lampung antara lain adalah motor/peralatan tambak, peralatan mesin tapioka, mesin turbin/pemanas, sprayer, peralatan mesin pabrik ethanol, mesin pabrik kayu, pengolahan padi, mesin pabrik gula, generator, mesin timbang, mesin penyaring.
Berikutnya adalah pengolah pakan ternak, pengolah buah dan sayuran, mesin produk susu, mesin gergaji, mesin pengangkat/pemindah, mesin sentrifugal, mesin pabrik kaca, peralatan pembangkit listrik, mesin perangkat komputer, mesin pertanian, suku cadang kendaraan bermotor, dan mesin pengebor. (*/lin)