Kuartet, yang terdiri Uni Eropa, Rusia, Perserikatan Bangsa Bangsa dan AS, akan bertemu di sela-sela konferensi yang diselenggarakan Jerman untuk mendukung 'keamanan sipil dan penegakan hukum' Palestina.
AS berharap bisa mewujudkan perjanjian perdamaian Israel - Palestina pada akhir tahun ini, meskipun terdapat banyak kekurangan pada pemerintah Perdana Menteri Israel, Ehud Olmert, dan kelompok-kelompok di kalangan bangsa Palestina.
Sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan hal itu, Washington telah minta pasukan keamanan Palestina di bawah Presiden Mahmoud Abbas diperkuat. Sebelumnya, gerakan Fatah menguasai kendali Gaza tapi kemudian posisinya direbut oleh para pejuang Hamas setahun lalu.
Abbas berusaha menghentikan kesepakatan perdamaian dengan Olmert ketika gerakan Hamas menentang perundingan.
Namun kendala lain adalah perluasan pemukiman Yahudi oleh pemerintah Israel di wilayah-wilayah Arab yang diduduki, yang mengingkari kesepakatan sebelumnya, yang ditentang Palestina. (*/bun)