< >

Pasar Terapung Kalsel, Daya Tarik Wisatawan Dunia

Sabtu, 21 Juni 2008 18:36
Kapanlagi.com - Indonesia boleh merasa bangga memiliki objek wisata pasar terapung seperti yang ada di Sungai Barito dan Sungai Martapura, Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, sehingga bisa menjadi daya tarik wisatawan dunia mengunjungi negara ini.

Pasar terapung sebuah aktivitas pasar yang unik dan menarik yang ada di Banjarmasin, sudah begitu dikenal dan itu haruslah dilestarikan, kata Staf Ahli Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, bidang ekonomi dan Iptek, Titin Sukarya, pada pembukaan Festival Pasar Terapung dan Budaya Banjar, Sabtu.

Di tengah ribuan pengunjung yang memadati areal pinggir Sungai Martapura depan kantor Gubernur Kalsel, Banjarmasin saat perayaan festival pasar terapung, Titin Sukarya, menyatakan gembira upaya bersama mempertahankan keberadaan pasar terapung Banjarmasin melalui festival budaya ini.

"Jadikanlah magnet, kegiatan budaya pasar terapung ini, karena memiliki nilai jual tinggi," tuturnya di hadapan Gubernur Kalsel, drs. Rudy Arifin, Walikota Banjarmasin, Yudhi Wahyuni, Walikota Surabaya, Bambang DH, serta pejabat lainnya di arena festival budaya suku Banjarmasin tersebut.

Bukan hanya pasar terapung yang menarik. Bagi Kalsel masih banyak objek menarik dan unik lainnya yang laku dijual asal ada promosi yang gencar, seperti Kota Martapura yang dikenal sebagai pusat penjualan batu permata terkenal di tanah air.

Sungai Barito dan Sungai Martapura segala bentuk kehidupannya menjadi suatu menarik kalau dikemas bagi dunia pariwisata tinggal bagaimana mengemas keberadaan sungai itu hingga memancing wisatawan.

Gubernur Kalsel, Rudy Arifin, menyebutkan, festival pasar terapung merupakan salah satu event daerah Kalsel selama visit Indonesia Year (VIY) tahun 2008, dan kegiatan ini bisa menjadi pemanasan atau ujicoba sebelum diselenggarakannya visit Kalsel tahun 2009.

"Kita menetapkan kunjungan wisata ke Kalsel tahun 2009, makanya kegiatan festival ini salah bentuk atraksi budaya yang akan lebih besar digelar pada visit Kalsel itu," kata Gubernur Kalsel yang didampingi pula Wakil Gubernur Kalsel, Rosehan NB.

Pemantauan festival pasar terapung tampak semarang dihadiri ribuan orang yang datang dari berbagai daerah Kalsel, kaltim dan kalteng bahkan ada yang datang dari Pulau Jawa Sumatera khususnya indragiri hilir serta warga Malaysia yang berasal dari tanah Banjar.

Sekitar 250 jukung para pedagang pasar terapung baik yang ada di Sungai Barito dan Lok Baintan Sungai Martapura disamping puluhan kapal wisata dan kapal tanglung memadati sungai Martapura tersebut.

Belum lagi di lokasi pinggir sungai terdapat kampung Banjar yang menggelar atraksi budaya, bagasing, balogo, banyanyi, tari-tarian, madihin, bahkan menggelar aneka adat budaya warga di 13 kabupaten/kota Kalsel. (*/bun)