Kelompok yang didukung tujuh pemain dan satu vokal itu menjadi tampilan penutup 'Surabaya Full Music' (SFM) dengan membawakan empat komposisi, yakni Oyoyo, Empat Dara, Rajawali dan Aneka Ragam.
Jart Hassan, vokalis dari kelompok yang berdiri Desember 2004 itu disela-sela persiapan pementasan mengemukakan bahwa semua lagu yang dibawakan merupakan lagu tradisi yang sudah lama di Malaysia, kecuali Oyoyo yang merupakan karya terbaru.
"Oyoyo itu bercerita mengenai masalah sosial di Malaysia dan di nusantara ini, termasuk masalah politik yang dikemas dalam bahasa yang sinis. Oyoyo itu diambil dari bahasa India. Orang India kalau ada masalah selalu bilang: oyoyo," katanya.
Meskipun termasuk garapan baru, lagu itu sebenarnya diambil dari tradisi Melayu yang dikemas secara kontemporer. Lagu ini dikomposeri oleh Bob Jr.
Lagu Empat Dara merupakan lagu tradisional aliran Ghazal yang diberi nafas baru. Lagu itu biasa dibawakan dalam upacara pernikahan yang bercerita tentang sikap seorang lelaki kepada empat dara.
"Rajawali ini ditulis dan dinyanyikan oleh penyanyi terkenal di Malaysia, M Nasir yang kami beri nafas baru sehingga lebih modern dan progresif. Lagu ini banyak berisi spirit," katanya.
Sementara Aneka Ragam merupakan karya seniman agung Malaysia, almarhum Tan Sri P Ramlee pada tahun 1940-an. Lagu itu merupakan perpaduan empat ragam, yakni, pantun, pop melayu, mambo dam waltz.
Ia mengemukakan, kelompok Fieldplayers merupakan grup yang tampil dengan selalu bervokal. Kelompok ini tidak menampilkan instrumentalia belaka karena ingin lebih bisa berkomunikasi dengan pemirsanya.
"Kelompok kami bukan pendobrak dari tradisi musik Malaysia, tapi kami hanya mencoba mengemas musik tradisi sehingga lebih menarik. Jadi aspek tradisinya tetap menjadi pegangan utama," katanya.
Selain Jart Hassan, kelompok itu juga didukung Bob Jr (gitar), Rozek (bass), John (keyboard), Bob Skunjaz (drum), Nazmi (perkusi), Fareed (trompet) dan Aiman (saksofon). (*/bun)