"IIMS 2008 bukan ajang untuk jual beli mobil. Acara ini untuk mendukung industri otomotif Indonesia, peserta diharapkan membawa teknologi terbarunya ke Indonesia," kata Ketua Penyelenggara IIMS 2008, Johnny Dharmawan, di Jakarta, Selasa (24/6).
Dia mengatakan target acara ini sebenarnya menggairahkan industri otomotif tanah air karena saat ini Indonesia telah diperhitungkan dunia menjadi negara yang memproduksi otomotif.
Menurut dia, dalam beberapa tahun terakhir IIMS dibuat dengan konsep meningkatkan kualitas acara bukan kuantitas mengingat IIMS sendiri sudah mendapat pengakuan dari "Organization of Motor Vehicle Manufactures" (OICA).
Harus diakui bahwa industri otomotif nasional merupakan salah satu motor penggerak perekonomian Indonesia, ujar Johnny. Industri otomotif memiliki mata rantai bisnis mulai manufaktur komponen, manufaktur kendaraan itu sendiri, jaringan distribusi dan layanan purna jualnya, baik bengkel maupun umum, termasuk jaringan penjualan suku cadangan di seluruh Indonesia.
"Mata rantai industri otomotif ini juga menciptakan peluang kerja yang sangat besar bagi masyarakat," ujar dia.
Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Bambang Trisula mengatakan, misi lain dari IIMS ini sebenarnya menjadi ajang pariwisata dunia. Rencananya tahun 2009 akan dicoba untuk membuat ajang dini terkoneksi dengan kota-kota besar di Indonesia.
Lebih lanjut, dia mengatakan, tidak ikut sertanya beberapa produsen kendaraan seperti BMW, Nissan Diesel, Jaguar, memang sangat disayangkan. Namun, masing-masing produsen tentu memiliki cara sendiri untuk membuka pasar.
Selain itu, dia juga mengakui, bahwa areal seluas 60.000 meter persegi di Jakarta Convention Center yang digunakan tahun ini masih kurang memenuhi syarat dari acara seperti motor show ini, mengingat Thailand Motor Show memiliki areal dua kali lebih besar dari IIMS.
"Atas alasan itu pula masih banyak peserta seperti pihak karoseri belum dapat ikut serta dalam ajang ini," katanya.
Bambang sendiri mengharapkan nilai transaksi dari IIMS kali ini melebihi IIMS 2007 lalu yang mencapai angka Rp2 miliar. Selain itu dengan adanya acara-acara baru tentu diharapkan jumlah pengunjung akan meningkat, targetnya sendiri pengunjung dapat mencapai 220.000 pengunjung. (*/lin)