
Dari daftar barang-barang yang diajukan untuk disita, di antaranya berupa rumah di jalan Tanjung no 23 dan no 24 serta dua buah mobil - akan dilakukan sita oleh PA Jakarta Pusat. Sedang semua harta di luar Jakarta Pusat akan diambil dengan berkoordinasi dengan PA tiap wilayah. Dari harta milik bersama tersebut di antaranya juga merupakan rumah yang ditempati Mayangsari di Jakarta Selatan, begitu juga yang ada di Purwokerto.
Pihak Halimah, yang diwakili pengacaranya Lellyana Santosa, menanggapi keputusan ini dengan perasaan puas, juga menjadikannya bagian kemajuan dalam peradilan di Indonesia. "Keputusan ini membahagiakan klien kami. Ini adalah prosedur yang baik, bukan hanya untuk klien kami. Tapi juga buat rakyat Indonesia. Ini kemenangan kaum wanita. Artinya tolok ukur baru dalam sistem peradilan hukum Indonesia, bahwa sita harta itu bisa dilakukan seusai pasal 95 Kompilasi Hukum Islam," ungkap Lellyana seusai berlangsungnya sidang.
Masih, menurut Lellyana pengabulan gugatan ini sebenarnya merupakan buah dari pengajuan persangkaan soal Bambang dan Mayang. Setelah putusan hakim ini, proses sita harta baru akan dilakukan sebulan kemudian, tepatnya tanggal 29 Juli. Selama menunggu proses ini, semua barang yang ada dalam daftar sita harta tidak boleh diperjualbelikan dan tidak boleh dipindah tangankan. Menanggapi putusan ini, pihak Bambang menolak memberikan komentar.
Dengan keputusan dari majelis hakim tersebut, maka rumah Mayangsari di Jalan Simprung, Jakarta Selatan akan masuk dalam harta-benda yang disita. Dan apa ini berarti Mayang harus terusir dari tempat tinggalnya yang nyaman? Keputusan ini ada di tangan majelis hakim. (kpl/mai/erl)
Lihat Profil: Halimah Agustina Kamil, Bambang Trihatmodjo
Teman2, sory yach aga menasehati nih.
Jangan terus-terusan benci mayang dong karna itu jadi malah suatu kekuatan buat dia, rasa benci kita menjadi energi buat dia, kirimi dia kasih semoga dia lekas sembuh dari penyakitnya.hehe
Aduuhhh...untung uang gw udah gw pindahin ke luar negeri, sama gw udah beli apartemen di kutub utara...biar deh kalo mas bambang dah ga pny uang..biar kita kemulan aja bedua... ihik...ihik...emakkk..tlglah anakmu ini...kita bangkrut maaakkkk!! mak jgn sakit jantung lagi ya maaaakkk !! uangnya ga ada lagi...kita muleh nang purwokerto aja ya mmaaakk....ihik..ihik..
BIAR MAMPUSSSSS TUH MAYANG SARI !!!!! buat Ella, koq dikau aneh ya, apa yang dikasianin buat org kyk gitu...dia di neraka aja udah ga layak apalagi di bumi... koq bisa2nya kasian sama perempuan kyk gitu...udah ngerampok duit org, rumah tangga org dirusak..kdg2 aneh juga jd perempuan...?@$%
Bagus bu Halimah! Saya sgt senang ibu memenangkan sita harta tsbt. Rasain tuh mayang lonte perebut suami org n u mesti terima klo inilah resiko rebut suami org gak enakkan,
wah kasihan ya Mayang, ga dapet apa2 dong???? sebagai wanita aku turut berduka mendengarnya. ini jg jd pelajaran bahwa pernikahan tanpa status resmi (diakui negara) hanya akan merugikan pihak perempuan.