
Saat nantinya perceraian terjadi, Eel menjanjikan untuk tetap memberikan perhatian pada putri mereka, Melody. "Ya tengok Melody harus lah, ajak jalan-jalan tetep, buat Melody nggak masalah. Hak asuh anak saya serahkan sama ibu Dea, karena bisanya seorang wanita lebih telaten untuk mengurus anak. Dan saya juga merasakan ketika kehilangan seorang ibu, jadi memang benar bahwa surga ada di telapak kaki ibu," ungkap Eel.
Walau sedang menjalani proses perceraian, Dea dan Eel masih tetap akur, menanggapi pernyataan ini Dea hanya mengatakan: "Ini masalah rasa." Dan ditimpali Eel, "Cukup kita aja yang tahu." Dan ditambahi Dea, "Sama Tuhan yang tahu."
"Saya baru tahu kalau istri dicerai tuh harus ada kenang-kenangan. Dan biaya idah ditanggung suami," ungkap Dea menanggapi soal perceraian ini. "Yang pasti, aku minta kenang-kenangan yang bisa bikin aku senang," tambahnya saat ditanya apa yang akan dimintanya pada Eel. "Jangan yang mahal-mahal ya,"" timpal Eel.
Setelah persidangan ketiga yang digelar di PA Bekasi hari ini (Kamis, 24/06/08), pasangan ini akan kembali bertemu di ruang sidang Selasa minggu depan dengan agenda melajutkan sanggahan atau jawaban dari pihak tergugat. (kpl/hen/erl)
Lihat Profil: Dea Mirella, Eel Ritonga