
Saat ditemui di Gedung FFI, (25/6), Yenny menanggapi isu tersebut secara dingin. Menurutnya kabar tersebut adalah kabar burung dan tak penting untuk ditanggapi. Kasus semacam itu, kata Yenny, sudah banyak terjadi. Dan berujung pada pemerasan. "Misalnya kasus–kasus di dewan yang ujung–ujungnya minta duit," ujarnya.
Yenny mengaku malas dan tak mau mengurusi gosip–gosip seperti itu. Baginya gosip seperti sangat tidak mengenakan. Semakin ditanggapi akan semakin menjadi. "Dan itu bisa mengganggu hubungan kita semua, termasuk dengan wartawan," tutur wanita kelahiran 18 Januari 1959 ini.
Begitu pun dengan, Supradjanto sendiri yang kini menjabat sebagai direksi Bank BRI, kata Yenny enggan untuk menanggapi hal tersebut. "Suami tahu, saya pun tahu. Tapi kita tidak mau membahas soal seperti ini karena sama sekali tidak jelas," pungkasnya. (kpl/wwn/tri)
Lihat Profil: Yenny Rachman