Unggulan kedua Nadal, yang sedang berusaha untuk menjadi petenis putra Spanyol pertama yang menjadi juara sejak 1966, menikmati kemenangan 6-4, 6-4, 7-6 (7/0) atas petenis kualifikasi asal Jerman, dan sesama pemain kidal, Andreas Beck.
Unggulan kedua itu, yang baru saja meraih gelar Prancis Terbuka keempat berturut-turut dan trofi lapangan rumput pertama di Queen`s, juga sedang berusaha menjadi juara Roland Garros-Wimbledon berturut-turut yang pertama sejak Bjorn Borg pada 1980.
"Lawan saya adalah pemain kidal lainnya dan servis keduanya sulit dibaca. Ia melakukan servis ke badan dan itu sulit bagi saya," kata Nadal.
"Ini pertandingan yang aneh. Yang tidak banyak poin dari baseline."
Nadal, yang kalah pada dua final Wimbledon terakhir dari Roger Federer, akan menghadapi pemain Latvia Ernests Gulbis, perempatfinalis di Roland Garros, untuk mendapatkan satu tempat di babak 32 besar.
Sharapova, unggulan ketiga dan juara 2004, main di Lapangan Satu dengan mengenakan jaket bergaya tuxedo dan celana panjang yang ia lepas sebelum bermain dengan celana pendek.
Petenis Rusia itu hanya membuang sedikit waktu untuk menyudahi lawannya yang berasal dari Prancis Stephanie Foretz dengan kemenangan 6-1, 6-4.
Sharapova, unggulan ketiga, akan menghadapi sesama petenis Rusia Alla Kudryavtseva pada putaran kedua.
"Ini pertandingan pertama saya di lapangan rumput tahun ini sehingga saya melakukannya dengan cukup baik," kata Sharapova.
Juara bertahan Venus Williams berhasil mengawali usahanya untuk meraih gelar kelima.
Petenis berusia 28 tahun itu bangkit dari ketinggalan 1-3 pada set pertama untuk menyisihkan petenis Inggris Naomi Cavaday 7-6 (7/5), 6-1 dan akan bertemu pemain Inggris lainnya, Anne Keothavong, untuk memperebutkan tempat di 32 besar.
Petenis Amerika itu menyalahkan lebah di Lapangan Utama atas permainannya yang lamban di awal.
"Saya akan melakukan servis. Saya merasa sesuatu pada kaki saya. Ternyata lebah, lebah tua yang besar," kata Williams.
"Saya tidak ingin dia menyengat saya. Maka saya akhiri dengan kehilangan servis game itu, sehingga saya kira lebah itu membuat saya mengawali (pertandingan) dengan buruk."
Sementara tiga juara Grand Slam maju, unggulan keempat asal Rusia Davydenko mengalami kekalahan 4-6, 4-6, 4-6 dari petenis Jerman Benjamin Becker, peringkat 116 dunia.
Itu adalah penampilan yang timpang dari pemain berusia 27 tahun yang sekarang sudah kalah lima kali di putaran pertama dari tujuh kunjungannya kendati meningkatkan rekor mencapai sedikitnya perempatfinal dalam tiga Grand Slam lainnya.
"Saya terlalu lamban. Pada lapangan rumput yang lembut Anda perlu bergerak lebih cepat dan bermain lebih cepat," kata Davydenko yang bergabung dengan petenis Argentina unggulan ketujuh David Nalbandian, yang kalah pada Senin, sebagai 10 peringkat teratas yang tersisih di sini.
Ungulan keenam asal Amerika Andy Roddick, runner-up dari Roger Federer pada 2004 dan 2005, mengawali usahanya untuk mencapai final ketiga dengan kemenangan 7-5, 6-4, 7-6 (7/0) atas Eduardo Schwank dari Argentina.
"Saya sebenarnya memukul bola mungkin lebih baik dibanding yang diindikasikan skor," kata Roddick yang selanjutnya bertemu petenis Serbia Janko Tipsarevic.
Pada putaran berikutnya Roddick diikuti oleh petenis Inggris unggulan 12 Andy Murray yang menyingkirkan veteran asal Prancis Fabrice Santoro 6-3, 6-4, 7-6 (7/5) dan unggulan sembilan asal Amerika James Blake yang menumbangkan Christophe Rochus dari Belgia 3-6, 6-3, 6-1, 6-4.
Santoro, 35, bukan satu-satunya veteran yang tersisih.
Petenis Swedia berusia 36 tahun Jonas Bjorkman, semifinalis 2006, harus mengakhiri Wibledon-nya yang ke-15 dan terakhir dalam kekalahan empat set di tangan petenis Prancis Arnaud Clement.
Murray bukan satu-satunya putra Inggris yang mencapai putaran kedua saat pemain kualifikasi berusia 20 tahun Chris Eaton, peringkat 661 dunia, menundukkan petenis Serbia Boris Pashanski, yang berperingkat lebih dari 450 tingkat lebih tinggi, 6-3, 7-6 (8/6) 6-4 untuk menandai debutnya pada Grand Slam.
Di tempat lain pada bagian putri, Jelena Jankovic, unggulan kedua dari Serbia, mengalahkan petenis Ukraina Olga Savchuk 6-3, 6-2, saat terjadi juga kemenangan straight set pada pemain unggulan kesembilan dari Rusia Dinara Safina dan Daniela Hantuchova, petenis Slovakia unggulan ke-10.
Petenis Amerika Lindsay Davenport, juara 1999, menandai kembalinya setelah istirahat tiga pekan, dengan kemenangan 6-3, 5-7, 6-3 atas Renata Voracova dari Republik Ceko. (kpl/rsd)