Irak yang tersingkir dari pertandingan kualifikasi, Minggu, setelah terjadinya gol yang dibuat oleh pemain Qatar Sayd Ali Bechir, mengklaim bahwa ikut sertanya pemain kelahiran Brazil Emerson untuk tim Qatar dalam kualifikasi adalah ilegal.
Namun FIFA mengatakan komplain Irak itu terlambat dan Qatar tetap dianggap berhak atas tempatnya di putaran final, demikian kata Konfederasi Sepak bola Asia.
Irak mengatakan Emerson yang juga dikenal sebagai Marcio Passos de Albuquerque, mewakili Brazil di tingkat remaja dan tidak boleh diturunkan untuk bertanding.
Mantan striker Sao Paulo itu dilaporkan juga pernah ditahan polisi Brazil karena memalsukan umur pada 2006.
Negara kaya minyak Qatar hanya berpenduduk 800.000 orang dan selalu memakai pelatih dan pemain dari Amerika Selatan dalam liga di negara tersebut, beberapa pemain diantaranya masuk sebagai anggota timnas.
Dalam website Konfederasi Sepak bola Asia (www.the-afc.com), FIFA mengatakan secara rinci, "Pemain tidak boleh bermain untuk Qatar dan selanjutnya juga tidak boleh bermain mewakili timnas Qatar,".
Juara Asia Irak tersingkir dari kualifikasi setelah tim itu berada di juru kunci Grup satu dan hanya memiliki satu poin.
Tim itu berada di urutan ketiga di belakang Australia. (kpl/rsd)