"Saya pikir itu yang pertama kali, jumlah tiket gelap yang disita dari para bandar,` kata direktur komunikasi UEFA William Gaillard.
Ketika pertandingan perempat final itu tampak banyak tempat duduk yang kosong dari 51.000 kapasitas tempat duduk yang ada di stadion Ernst Happel, dimaa Spanyol menang melalui adu penalti.
Para bandar telah menjual tiket di kota-kota tuan rumah di Austria dan Swiss selama turnamen 7-29 Juni, dan beberapa bandar itu datang dari Inggris dan AS.
"Semua masalah bandar atau tiket pasar gelap adalah berkaitan dengan hukum nasional yang baik," kata Gaillard.
"Beberapa negara telah melakukan penangkalan lebih baik daripada yang lain dan Austria melakukan penangkalan lebih baik dibanding Swiss," katanya.
Swiss mengatakan mereka kurang kuat untuk mengintervensi kebebasan hukum lokal dalam penjualan barang-barang di publik. (kpl/rsd)