Dalam pernyataan tertulisnya UEFA mengatakan sinyal terganggu beberapa kali karena masalah teknis di babak kedua, saat Jerman secara dramatis menang 3-2 atas Turki melalui gol pada menit akhir.
Alasan kerusakan itu masih diselidiki, khususnya untuk mengevaluasi dampak badai elektronik di Wina yang terjadi saat itu, kata UEFA.
Menurut juru bicara UEFA hanya ada dua stasiun televisi, Al-Jazeera dan televisi Swiss, yang bisa menayangkan gambar.
Badai di Wina itu juga membuat jurnalis yang tengah bekerja di International Media Centre diminta untuk segera meninggalkan ruangan karena panitia khawatir gedung itu tidak bisa bertahan jika badai kedua, yang diperkirakan akan terjadi pada Rabu malam, menghantam gedung itu.
Bangunan tersebut dikatakan bisa menahan terjangan angin hingga kecepatan 120km/jam, namun panitia khawatir badai akan lebih kencang dari itu. (*/cax)