Hal itu diungkapkan Ketua BLI Andi Darussalam Tabusala saat ditemui wartawan di sela-sela menghadiri apel keberangkatan Kontingen Jatim menuju PON XVII di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis.
"Karena jumlah pesertanya banyak dan tersebar di banyak daerah, maka kompetisi divisi utama akan dibagi dua wilayah, timur dan barat," katanya.
Menurut Andi Darussalam, jumlah kontestan yang berlaga di kompetisi divisi utama 2008/2009 sebanyak 28 tim, dari seharusnya 34 tim.
Dua tim divisi utama yakni PSIS Semarang dan PKT Bontang mendapat promosi naik ke Liga Super Indonesia, setelah dinyatakan lolos verifikasi mendapatkan lisensi klub profesional dari BLI.
"Selain itu, ada empat tim yang menyatakan tidak siap dan mengundurkan diri pada kompetisi musim ini, diantaranya Persma Manado dan Persidafon Dafonsoro. Dua tim lainnya saya tidak ingat datanya," katanya.
Karena terbagi dua wilayah, lanjut Andi Darussalam, maka format delapan besar akan digunakan pada kompetisi musim ini untuk mencari juara.
"Namun, laga delapan besar bahkan final divisi utama tidak akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, tapi di tempat lain. Sampai sekarang lokasinya belum diputuskan," tambahnya.
Pada kompetisi divisi utama musim ini, BLI menetapkan kuota sebanyak tiga orang untuk masing-masing tim atau lebih sedikit dibanding kompetisi musim 2007 sebanyak lima orang pemain asing.
Mengenai jadwal diputarnya divisi utama, Andi Darussalam belum menyebutkan, tapi diperkirakan sekitar akhir Juli, setelah kompetisi Liga Super yang dimulai pada 12 Juli 2008.
"Dalam waktu dekat ini, BLI akan mengundang tim-tim kontestan divisi utama untuk sosialisasi format kompetisi, manual liga, pembahasan soal jadwal, dan lainnya," jelasnya.
Sebelumnya, BLI telah melakukan verifikasi terhadap infrastruktur stadion yang akan digunakan tim-tim yang akan berlaga di kompetisi divisi utama musim ini, terutama tim pendatang baru. (kpl/rsd)