Lawannya dari Prancis yang sudah berpengalaman, nathalie Dechy, meraih angka match poin 5-4 di set kedua dalam pertandingan hari Rabu, saat forehand smash Ivanovic tampaknya nyangkut di net sebelum bergulir jatuh di lapangan Dechy.
Kejadian tersebut ternyata menjadi titik balik bagi juara Prancis Terbuka itu, yang memaksakan tiebreak dan akhirnya meraih kemenangan 6-7 (2/7) 7-6 (7/3 10-8 setelah perjuangan maraton yang mempesona para penonton di "Court One" selama tiga setengah jam.
Saat menggambarkan kejadian itu, petenis Serbia berusia 20 tahun itu mengatakan, "Saya merasakan waktu berhenti sesaat ... Kemudian bola menerpa net dan bola melambung ke udara selama dua detik. Bola itu bergulir, tetapi bahkan saya mengira bola itu jatuh di luar lapangan.
"Saya mengira pertandingan sudah berakhir. Setelah poin itu, saya merasakan baru melakukan pertandingan dan saya mempunyai kesempatan baru," katanya.
Ivanovic, yang di babak berikutnya akan berhadapan dengan Zheng Jie dari Cina untuk melaju ke 16 besar, mengatakan ia merasakan baru mendapatkan sedikit keberuntungan semacam itu.
"Tidak, kejadian itu akan selalu saya ingat. Kejadiannya sangat mengagumkan. Saya benar-benar terkejut selama beberapa detik. Saya hanya merasakan demikian, demikian beruntung," katanya.
Dechy yang sangat kecewa mengakui ia menangis selama satu jam setelah pertandingan yang tidak menguntungkan baginya itu.
"Selama satu detik saya kira saya memenangi pertandingan karena bola tertahan di bibir net.
"Pertandingan berjalan sepihak dan tidak memihak pada saya. Barangkali ia menang lotre hari ini, itu merupakan hari keberuntungannya," katanya.
Setelah hampir mengikuti jejak rekan senegaranya dari Serbia, Novak Djokovic, tersingkir dari turnamen tersebut, Ivanovic mengatakan ia telah menunjukkan "semangat juang" dirinya, tetapi oa tahu ia harus memperbaiki permainannya bila ingin menuju final untuk pertama kalinya di Wimbledon.
Satu hal yang tidak ingin ia ulangi ialah keberuntungan.
"Saya kira saya banyak mendapat keberuntungan hari ini. Saya tidak tahu. Bila pada pertandingan berikutnya, lawan mendapat penilaian hakim garis yang merugikan saya, saya tidak akan komplain, karena hal itu merupakan hal yang biasa," katanya. (kpl/rsd)