
Istri Adam Suseno ini, sampai kurus memikirkan tingginya biaya pengeluaran listrik setiap bulannya yang mencapai 50-60 juta untuk setiap outlet karaokenya. Bisa di bayangkan jika pemilik goyang ngebor ini, memiliki 19 cabang tempat outlet karaoke di seluruh Indonesia, nominal sebulan dapat mencapai 800-900 juta per bulan. Angka cukup fantastis, jika hanya untuk membayar listrik saja.
"Sejak BBM naik, semua minuman dan makanan ikut naik, karyawan pun minta gaji mereka dinaikkan. Kalau TDL ini yang paling berat karena saya harus bayar 2 kali lipatan dari biasanya. Setiap bulannya aku harus membayar untuk PLN sebesar 50-60 juta per bulannya untuk satu outlet. Saya punya 19 outlet, ya sekitar 800-900 juta lah per bulannya untuk listrik saja, belum yang lainnya," ujar Inul saat ditemui di Inul Vista, Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat (02/03/08).
Sayang, tingginya TDL tak bisa memaksa Inul untuk menaikkan harga room-nya. Ada beberapa pertimbangan yang menurut Inul perlu pemikiran yang masak sebelum bertindak. Hal inilah yang mendasari keputusan Inul yang belum mau menaikkan harga room dengan tarif yang telah disesuaikan dengan TDL yang baru.
"Saya belum mau menaikkan harga room yang ada, makanan dan minuman, takut customer pada lari. Tidak ada keuntungan sama sekali. Kalaupun ada hanya kecil keuntungannya, dan itu untuk bayar karyawan, listrik," tegas Inul. (kpl/buj)
Lihat Profil: Inul Daratista