< >

Persela Tidak Kecewa Dengan Laga Awal Liga Super

Jum'at, 04 Juli 2008 08:58
Kapanlagi.com - Persela Lamongan tidak kecewa dengan jadwal kurang menguntungkan kompetisi Liga Super Indonesia 2008, karena harus bermain di luar kandang pada laga-laga awal.

Pelatih Persela, M.Basri yang dihubungi usai memimpin sesi latihan tim di Lamongan, Kamis petang, mengatakan bermain di kandang sendiri atau "away" pada laga awal kompetisi tidak menjadi masalah, asalkan kondisi tim sudah siap.

"Inginnya bisa main di kandang sendiri pada laga-laga awal, agar mental pemain lebih bagus. Tapi main di luar kandang juga tidak masalah," katanya.

Sesuai jadwal yang dikeluarkan Badan Liga Indonesia (BLI), tim berjuluk "Laskar Joko Tingkir" itu akan menjalani laga perdana di kandang Persib Bandung pada 13 Juli dan selanjutnya dijamu Persitara Jakarta Utara pada 19 Juli.

Setelah dua laga away, Persela akan menjalani laga "home" pertama melawan Persijap Jepara di Stadion Surajaya Lamongan pada 26 Juli.

Selain Persela, dua tim Liga Super asal Jatim lainnya yakni Persik Kediri dan Arema Malang juga harus bermain di luar kandang pada laga awal.

Jadwal kurang menguntungkan bagi tim Liga Super asal Jatim itu terkait adanya agenda politik yakni pemilihan gubernur Jatim pada 23 Juli, di mana masa kampanye berlangsung 6-19 Juli.

Selama proses pilgub tersebut, pertandingan sepak bola yang mendatangkan massa dalam jumlah besar dilarang untuk digelar.

Menurut Basri, bermain di kandang sendiri saat laga awal tidak selamanya menguntungkan karena justru bisa menjadi beban, kalau memang kondisi tim belum siap. Sebaliknya kalau tim sudah sangat siap, bermain di mana pun akan dihadapi.

"Kalau kondisi Persela sendiri sudah sangat siap berlaga di Liga Super musim ini. Semua program latihan sudah dijalankan dan tinggal pemantapan akhir," katanya.

Serangkaian laga uji coba yang telah dijalani Marcio Souza dkk dalam beberapa pekan terakhir, cukup memberi bekal bagi Basri untuk mengevaluasi berbagai kekurangan pada timnya.

Basri menjelaskan kalau secara fisik dan mental, kondisi pemainnya sudah makin meningkat. Konsentrasi terakhir jelang bergulirnya Liga Super pada 12 Juli mendatang adalah pemantapan strategi dan kerja sama tim. (*/cax)