Seperti misalnya kerusuhan yang seringkali terjadi pada setiap konser Slank akibat perbuatan oknum–oknum tak bertanggungjawab. Padahal, Slank sendiri selalu mengusung jargon 'piss' di setiap konsernya.
Dibeberkan oleh Letkol. Inf. Imanuel Ginting di Gang Potlot, Kamis (4/7), dari sejumlah 700 personil, hanya 50 personil saja yang akan berada di luar arena dengan pakaian seragam.
Sementara sisanya akan berada di dalam arena, membaur dengan pengunjung tanpa seragam. Diharapkan dengan begitu identifikasi kerusuhan dapat ditangkal lebih dini. Jadi siapapun orangnya, pesannya, jangan coba–coba buat rusuh kalau tidak ingin diciduk.
Selain itu, para petugas keamanan juga akan menggunakan tiga lapis pengamanan sebelum pengunjung memasuki venue. Ini juga peringatan lagi bagi para pengunjung nakal ingin menyelundupkan benda–benda tajam berbahaya serta minuman beralkohol, bakal kena cekal.
"Pokoknya kami menjamin keamanan," tegas perwira menengah berdarah Batak tersebut.
Atas jaminan keamanan seperti itu diharapkan semuanya berjalan lancar. Pengunjung dapat menikmati suguhan musik dari Slank, The Changcuters, Steven and The Coconut Treez, Melanie Subono dan 10 band Slankers dengan santai. Pedagang merchandise pun diharapkan dapat untung. Piss! (kpl/ant/tri)
Lihat Profil: Slank, Bimbim Slank, The Changcuters, Steven and The Coconut Treez, Melanie Subono