Kapolres Pandeglang, AKBP Aminudin, Sabtu, mengatakan, kedua orang itu kini menjalani pemeriksaan intensif petugas. Karena itu, untuk kepentingan penyelidikan petugas hingga kini belum memberikan identitas kedua orang itu.
Sebab, kata dia, otak di balik kasus ledakan masih buron.
Ia mengatakan, hingga kini Sukardi pemilik bom ikan masih dalam pengejaran petugas karena kemungkinan pelaku sudah meninggalkan daerah Pandeglang.
"Mudah-mudahan dua orang itu bisa memberikan petunjuk keberadaan pelaku Sukardi yang kini menjadi daftar pencarian orang (DPO), "katanya.
Menurut dia, Sukardi yang diketahui warga Cirebon itu termasuk "pemain lama " sebagai perakit bom ikan, bahkan Polair Polda Banten menetapkan Sukardi tersangka kasus pemboman ikan di perairan Selat Sunda.
Oleh karena itu, petugas dalam waktu dekat ini berharap bisa menangkap hidup-hidup pelaku ledakan bom ikan yang menewaskan warga tersebut.
"Kami terus bekerja keras untuk memburu Sukardi sang arsitek perakit bom ikan, "katanya menambahkan.
Sementara itu, lokasi ledakan di Kampung Ciruang, Desa Pejamben, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, hingga kini masih dikunjungi warga dari berbagai daerah di Provinsi Banten.
"Saya tidak mengira ledakan itu begitu keras karena saung gubuk yang dijadikan tempat perakitan bom berantakan. Saya tidak bisa membayangkan jika saya berada tentu akan menjadi korban,"kata Wawan (40) warga Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang. (*/cax)