Sang Fuehrer digambarkan sebagai pecundang dengan pakaian lusuh, tak seperti patungnya di Madame Tussauds London yang nampak lebih muda, ketika Tentara Merah memasuki Berlin sebelum Hitler melakukan bunuh diri pada 30 April 1945.
"Kami melakukan survei saat kami merencanakan pameran di jalan-jalan dengan penduduk Berlin dan para turis, dan hasilnya jelas sekali bahwa Hitler merupakan salah satu tokoh yang tak ingin mereka lihat," kata jurubicara Natalie Ruoss, seperti dilaporkan AFP.
"Kami tak bisa meninggalkan dia begitu saja ketika menggambarkan sejarah Jerman. Kami ingin memperlihatkan kenyataan," katanya.
Patung lilin pemimpin Nazi itu berada di belakang meja, sehingga para pengunjung museum tak bisa berfoto dengan patung itu atau merusaknya. (kpl/dar)