< >

Jelang Pelaksanaan, Atribut Cagub Masih Terpampang

Selasa, 08 Juli 2008 12:27
Kapanlagi.com - Hingga sehari menjelang coblosan pemilihan gubernur-wakil gubernur Bali, ribuan atribut terutama poster hingga ukuran satu meter persegi, masih terpampang di berbagai tempat umum.

Dari pemantauan Selasa, poster berukuran kecil masih banyak menempel dengan lekat terutama di pagar dan gerbang rumah-rumah penduduk, walaupun coblosan pilgub akan dilaksanakan Rabu (9/7).

Bahkan poster cagub-cawagub Komjen (Pol) Made Mangku Pastika-Puspayoga yang berukuran hampir satu meter persegi masih terpampang menempel di pohon depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum Kota Denpasar dan di Jalan Gatsu VI J, tak jauh dari instansi pemerintah itu.

Sedangkan baliho berukuran besar yang sebelumnya dipajang di lokasi strategis di jalan raya, sudah tidak terlihat lagi.

Ketua Panitia Pengawas Pilkada Kota Denpasar, Dewa Agung Lidartawan, mengakui masih ribuan poster yang terpampang terutama di kawasan pemukiman penduduk.

"Kami kewalahan membersihkannya, walaupun sudah meminta bantuan Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Kami kerahkan petugas didukung pengoperasian tiga truk, tapi banyak yang belum tertangani," katanya.

Disebutkan bahwa untuk melepas satu poster yang lengket di dinding saja, memerlukan waktu 15 - 20 menit, sehingga sulit untuk membersihkannya dengan cepat.

Untuk itu Panwas Pilkada Provinsi Bali telah meminta bantuan aparat pemerintah di berbagai daerah guna membersihkan atribut ketiga cagub-cawagub yang masih bertebaran di mana-mana.

Masyarakat dan tim sukses ketiga cagub-cawagub juga diminta membantu membersihkan atribut kampanye, sehingga tidak mengganggu masa tenang hingga pelaksanaan pemilihan.

Ketiga pasangan calon yakni Komjen (Pol) Made Mangku Pastika yang masih aktif sebagai anggota Polri, sehingga Rabu (9/7) tidak akan dibolehkan ikut mencoblos. Ia berpasangan dengan Puspayoga, Walikota Denpasar, dicalonkan PDI-P.

Kemudian Cokorda Budi Suryawan, Ketua DPD Partai Golkar Bali, berpasangan dengan Nyoman Suweta, mantan Wakapolda Bali yang telah resmi pensiun dan berhak ikut memilih. Pasangan ini diusung Koalisi Rakyat Bali (KRB).

Satu lagi, Gede Winasa, Bupati Jembrana, berpasangan dengan Alit Putra, mantan bupati, dicalonkan belasan partai kecil yang tergabung dalam Koalisi Kebangkitan Bali (KKB). (*/cax)