"Partai Golkar sudah berpengalaman berjaya dan merasakan pula pahitnya kekalahan," kata anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) DPR, Marzuki Achmad SH di Jakarta, Kamis. Marzuki Achmad mengatakan, `yang diharapkan grass-root saat ini, dalam menghadapi kekalahan, adalah para elit partai harus berjiwa besar, bisa ngemong dan memberi semangat, jangan mencari kambing-hitam, dan jangan pula menyepelekan kekalahan.
Menurut mantan ketua FPG ini, Partai Golkar tidak dilahirkan untuk kalah, tetapi dilahirkan untuk menang. Menyikapi terjadinya kekalahan Partai Golkar dalam beberapa pilkada, yang membuahkan kecaman, ia mengatakan, `tidak ada kata menyerah apalagi kiamat dalam kamus Partai Golkar.
"Sebagai organisasi perjuangan, semangat pantang menyerah sangat melekat di hati para kader Partai Golkar," tegasnya. Percayalah, kekalahan-kekalahan yang diderita calon-calon Partai Golkar dalam pilkada itu justru akan menjadi cambuk, menambah semangat para kader, ujarnya. Artinya, sekarang para kader tahu bagaimana rasanya kalah, karena itu dalam pemilu legislatif nanti, para kader harus yakin pada semangat untuk tidak kalah. Dengan ditetapkannya Partai Golkar sebagai peserta dengan nomor urut 23 dalam peserta pemilu 2009, `maka kini partai sudah siap untuk memasuki masa kampanye.
"Saya yakin, di lingkup akar rumput masih banyak rakyat mempercayai Partai Golkar untuk memimpin bangsa ini, untuk bisa mengatasi masalah-masalah dan kemelut ekonomi, sosial, keamanan dan lain-lainnya," katanya. (*/cax)