< >

Indonesia Terus Dukung Palestina Berdaulat

Senin, 14 Juli 2008 17:38
Kapanlagi.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan Indonesia tetap berkomitmen untuk mendukung terwujudnya negara Palestina yang berdaulat dan merdeka sesuai dengan kesepakatan Annapolis 2007.

Juru bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal dalam konferensi pers di Kantor Kepresidenan Jakarta, Senin, mengatakan hal itu disampaikan oleh Presiden Yudhoyono saat menerima kunjungan Perdana Menteri Palestina Salam Fayyad di Istana Merdeka.

"Presiden menegaskan kembali komitmen atas negara Palestina yang merdeka, pada kesepakatan Annapolis 2007 bahwa pada Desember 2008 ini bisa tercapai target itu," kata Dino.

Dalam pertemuan itu, Fayyad, menurut Dino, juga menyampaikan kepada Presiden Yudhoyono kondisi terakhir di Palestina.

"Perdana Menteri Fayyad menyampaikan sejumlah hambatan dalam mewujudkan kesepakatan Annapolis antara lain `settlement` Israel di kawasan itu yang meningkat 12 kali lipat," paparnya.

Fayyad mengatakan, masih menurut Dino, kondisi itu bukanlah langkah yang tepat dan kondusif.

Pada sisi lainnya, Presiden Yudhoyono juga menyampaikan agar faksi-faksi yang ada di Palestina.

"Presiden menyatakan pentingnya persatuan dan hal itu harus segera diupayakan," kata Dino.

Dalam kesempatan itu Dino menyatakan pemerintah RI berkomitmen untuk mendidik hingga 1.000 orang pejabat Palestina atau pegawai negeri Palestina untuk program yang akan berlangsung hingga lima tahun ke depan.

"Salah satu kewajiban yang harus dilakukan Palestina dalam rangkaian kesepakatan Annapolis adalah meningkatkan kapasitas, di mana pemerintahan yang dimiliki mampu menjalankan tugasnya termasuk di bidang kesehatan dan pelayanan umum," kata Dino.

Oleh sebab itu, Indonesia dan negara Asia Afrika lainnya akan membantu di sektor ini. (*/cax)