< >

China Harapkan Sudan Segera Capai Konsensus

Rabu, 16 Juli 2008 07:11
Kapanlagi.com - Pemerintah China mengharapkan masalah di Sudan bisa segera mencapai konsensus dan menyampaikan perhatian mendalam atas keputusan jaksa Mahkamah Pidana Antarbangsa (ICC), yang meminta Presiden Sudan Omar Hassan Bashir ditahan.

"Tindakan ICC hendaknya harus memberikan ketenangan bagi wilayah Darfur dan menyelesaikan masalah itu dengan tepat, bukan sebaliknya," kata Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Liu Jianchao dalam keterangan pers berkala di Beijing pada Selasa.

Menurut dia, pemerintah China menilai keadaan di Sudan menyita perhatian antar bangsa dan mengharapkan pihak terkait segera bisa mengambil tindakan, yang bisa segera menyelesaikan keadaan di negara itu.

Pemerintah China, katanya, selama ini juga memainkan peran baik bagi upaya penyelesaian masalah di negara itu, antara lain dengan mengirimkan sejumlah pasukan perdamaian ke wilayah itu serta mendorong dialog.

"Kami berupaya terus memainkan peran penting dalam perdamaian di Sudan dan telah mengirimkan sejumlah pasukan perdamaian ke wilayah itu dengan tujuan menciptakan perdamaian," katanya tegas.

Ia menilai, penyelesaian melalui dialog membangun oleh pihak terkait akan memberikan jalan akhir damai di Sudan.

Reuters melaporkan, ICC pada Senin menuduh presiden Sudan mendalangi pemusnahan di Darfur, yang menewaskan 35.000 orang dan menganiaya 2,5 juta pengungsi.

Jaksa ICC Luis Moreno-Ocampo meminta pengadilan itu mengeluarkan surat perintah penangkapan atas Presiden Omar Hassan Bashir, tokoh paling senior diburu pengadilan itu sejak pembentukannya pada 2002.

Bashir adalah kepala negara pertama masih menjabat yang dituduh pengadilan antar bangsa sejak Charles Taylor dari Liberia dan Slobodan Milosevic dari Yugoslavia.

Pemimpin Sudan itu meremehkan tuduhan tersebut dan mengatakan ICC tak memiliki wilayah hukum di Sudan. (kpl/rif)