< >

AS Bicarakan Ancaman Ekstrimis Dengan PM Pakistan

Rabu, 16 Juli 2008 09:43
Kapanlagi.com - Presiden AS George W. Bush mengatakan Selasa ia telah "terganggu" dengan gerakan ekstrimis dari Pakistan ke Afghanistan dan akan membicarakan ancaman itu dengan perdana menteri Pakistan di Washington bulan ini.

Ketika berbicara pada konferensi pers di Gedung Putih, Bush juga mengatakan AS akan menyelidiki tuduhan Presiden Afghanistan Hamid Karzai bahwa unsur dinas intelijen Pakistan terlibat dalam serangan di Afghanistan.

"Kami akan menyelidiki tuduhannya dan kami akan bekerja dengan jawatannya untuk mendapatkan dasar dari tuduhannya," kata presiden itu.

"Tidak soal, bagaimanapun, bahwa beberapa ekstrimis keluar dari bagian Pakistan ke Afghanistan," kata Bush. "Dan itu menyusahkan kami, itu menyusahkan Afghanistan, dan itu juga akan menyusahkan Pakistan.

"Saya tentu saja mengharapkan bahwa pemerintah mengerti bahaya ekstrimis yang masuk negara mereka," kata presiden itu. "Saya kira mereka mengerti."

"Sebenarnya, kita akan memiliki kesempatan untuk memeriksa hal itu lagi" dengan PM Pakstan Yousuf Raza Gilani, kata Bush.

"Pakistan adalah sekutu, Pakistan adalah teman," katanya. "Dan saya ulangi, semua tiga negara -- AS, Pakistan dan Afghanistan -- membagi musuh bersama."

Bush juga mengatakan AS "akan menggelombangkan tentara di Afghanistan", tempat sembilan tentara AS tewas Minggu dalam salah satu serangan paling mematikan oleh Taliban sejak diusirnya kelompok itu oleh pasukan Afghanistan yang didukung AS pada akhir 2001.

"Kami akan sepenuh hati," kata Bush, melukiskan perang di Afghanistan dan Irak sebagai "tantangan besar waktu".

"Anda tahu, masalah sebenarnya yang dihadapi negara ini adalah akankah kita memiliki kesabaran dan keputusan untuk berhasil di tempat yang sangat sulit itu," katanya. (*/cax)