< >

Utusan PBB Berencana ke Myanmar Pertengahan Agustus

Rabu, 16 Juli 2008 10:41
Kapanlagi.com - Pemecah-masalah PBB Ibrahim Gambari merencanakan untuk kembali berkunjung ke Myanmar pertengahan Agustus atas undangan rezim militer negara itu, wakil juru bicara PBB mengatakan Selasa.

Marie Okabe mengatakan pada wartawan bahwa Gambari, utusan khusus PBB yang ditugasi untuk menengahi pembicaraan rekonsiliasi antara penguasa Myanmar dan oposisi yang dipimpin oleh Aung San Suu Kyi, telah menerima surat yang mengundangnya untuk melakukan kunjungan pada pertengahan Agustus.

Kunjungan itu, pada awalnya direncanakan Mei lalu, ditunda karena badai Nargis yang melanda daerah penanam padi penting Myanmar Delta Irrawaddy 2-3 Mei dan menyebabkan 133.000 orang tewas atau hilang, ia menyebutkan.

Gambari yang "menanti-nanti untuk kembali ke Myanmar atas nama sekjen dan pembicaraan terus dilakukan mengenai pemilihan waktu yang tepat, program dan tujuan dari kunjungannya," kata Okabe.

Utusan PBB itu mengunjungi Myanmar Maret lalu dan mengatakan setelah itu bahwa lawatan tersebut mengecewakan.

Dalam kunjungannya Maret, junta militer menolak usulannya untuk mengubah konstitusi dan menolak tawaran bantuan teknik PBB dan pengamat asing pada referendum Mei.

Sementara Gambari mengadakan dua pertemuan dengan pemimpin oposisi yang ditahan Aung San Suu Kyi, ia tidak dapat menemui pemimpin junta Jenderal Tan Shwe.

Referendum untuk menyetujui konstitusi baru telah diadakan satu pekan setelah badai Nargis melanda. Itu adalah pemilihan pertama di negara itu sejak 1990, ketika Aung San Suu Kyi memimpin Liga Nasional untuk Demokrasi (LND)-nya untuk menang dengan kelebihan suara amat besar dalam pemilihan, hasil yang junta tak pernah akui.

Rezim itu mengatakan konstitusi tersebut akan membersihkan jalan bagi pemilihan demokratis dalam dua tahun, tapi NLD menyatakan bahwa itu akan berurat-berakar pemerintah militer. (*/cax)