Ketua Umum DPP PBR, Bursah Zarnubi mengemukakan hal itu di Surabaya, Rabu, di sela-sela Rapimwil PBR Jatim dan Rapimnas PBR.
"Kami saat ini sedang melakukan konsolidasi organisasi dan infrastruktur. Untuk di Jatim paling lambat bisa terbentuk 5.000 ranting sampai akhir Desember", katanya.
Bursah mengatakan. pihaknya juga akan merekrut 800 ribu kader dengan perkiraan perolehan suara tujuh sampai 10% suara nasional.
Karena itu, lanjut Bursah, pihaknya terus melakukan konsolidasi agar seluruh sumber daya partai bisa bekerja serius, organisasi solid dan pengurusnya juga solid.
"Bagi pengurus yang tidak mengurus partai sampai Agustus akhir ada dua cara, pertama harus mengundurkan diri, kedua, dipecat dari organisasi", katanya menegaskan.
Menurut mantan aktifis HMI ini, PBR juga akan mengembangkan sayap-sayap partai seperti Pemuda Bintang Reformasi, Perempuan Bintang Reformasi dan Kesatuan Aksi Lintas Mahasiswa.
Tentang proses pencalegan, dia mengemukakan, pihaknya kini sudah membuka proses pencalegan.
"60% Caleg kami diprioritaskan di bawah 40 tahun, 30% 40 tahun sampai 50 tahun, kemudian 10% untuk usia 60 tahun ke atas yang mau aktif", katanya menambahkan.
Saat ini sudah ada 500-an Caleg yang mendaftarkan diri untuk DPR RI. "Kami akan berusaha minimal ada lima kursi untuk setiap wilayah", katanya.
Bursah menuturkan, mulai sekarang hingga Januari pihaknya akan melakukan tatap muka dengan masyarakat, karena dengan cara tersebut bisa membangun infrastruktur partai.
Dia juga menginstruksikan kepada seluruh kader di Jatim untuk memenangkan pasangan Khofifah-Mudjiono (Kaji).
"Kalau ada kader yang membangkang kartu anggotanya akan dicabut. Kemenangan Kaji akan membawa dampak positif pada kemenangan partai ke depan di Jatim", katanya. (*/cax)