< >

Diplomat Perancis Tolak Berunding Dengan Hamas

Kamis, 17 Juli 2008 13:50
Kapanlagi.com - Seorang diplomat Perancis mengunjungi Jalur Gaza yang diperintah Hamas, Rabu, namun mengatakan, Perancis tetap terikat pada ketentuan internasional mengenai pembicaraan dengan kelompok pejuang garis keras Palestina itu.

Alain Remy, konsul jendral Perancis di Yerusalem, mengatakan di Gaza, Perancis tidak akan berunding dengan Hamas kecuali jika mereka mengakui Israel, meninggalkan kekerasan dan menerima perjanjian-perjanjian perdamaian sementara Palestina-Israel yang sudah dicapai.

"Ini sebuah sikap yang sangat sederhana dan kami akan berpegang padanya," kata Remy, dalam pernyataan yang mengulangi kebijakan kwartet penengah perdamaian Timur Tengah -- AS, Uni Eropa, Rusia dan PBB.

Remy adalah salah satu dari beberapa pejabat paling senior Eropa yang mengunjungi Jalur Gaza sejak Hamas menguasai wilayah itu setahun lalu.

Diplomat tersebut menghadiri acara resepsi di Pusat Kebudayaan Perancis di Gaza sebagai bagian dari perayaan Hari Bastille.

Juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri mengatakan bahwa meski Remy mengeluarkan pernyataan demikian, "telah ada kontak-kontak resmi antara Hamas dan Perancis". Menurutnya, pernyataan Remy itu hanya "untuk konsumsi media" saja.

Hamas menentang pembicaraan perdamaian Presiden Palestina Mahmoud Abbas dengan Israel.

Remy mengatakan, penempatan pasukan internasional di Jalur Gaza tetap menjadi pilihan dalam penyelesaian perdamaian namun ia tidak menyebutkan apakah Perancis akan mengirim pasukan ke wilayah tersebut.

Kelompok pejuang garis keras Hamas menguasai Jalur Gaza setahun lalu setelah mengalahkan pasukan Fatah yang setia pada Presiden Palestina Mahmoud Abbas dalam pertempuran mematikan selama beberapa hari.

Sejak itu wilayah pesisir yang miskin itu diblokade oleh Israel. (*/cax)