< >

Wapres: Kasus Poso Jangan Terulang di Daerah Lain

Jum'at, 18 Juli 2008 22:49
Kapanlagi.com - Wapres Jusuf Kalla ingin melupakan kasus Poso, namun kasus itu harus menjadi pelajaran sehingga konflik antara dua kelompok yang memakan banyak korban jiwa dan kerugian materi tidak terjadi lagi di mana pun di Indonesia.

"Mudah-mudahan kita lupa semua dan dapat mengambil pelajaran," kata Wapres ketika meresmikan asrama putra dan putri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah di Desa Tokorondo, Poso, Sulawesi tengah, Jumat (18/7).

Wapres mengatakan baru saja dari Tentene menuju Poso dengan jalur udara dan selanjutnya melalui jalan darat ke lokasi acara.

Selama perjalanan itu, kata Wapres, ia tidak melihat lagi rumah-rumah yang hangus terbakar, tidak mempunyai atap dan tidak ada bangunan yang dicorat-coret.

Wapres mengatakan, dalam perjalanan itu, rumah-rumah sudah berdiri dengan baik, pertanian menghijau dan kantor-kantor berfungsi dengan baik.

"Saya sudah lupa kejadian 7-8 tahun lalu," katanya.

Sewaktu menjadi menkokesra, Kalla menggagas pertemuan Malino yang berhasil meredam konflik Poso.

Namun, Wapres meminta semua pihak dapat mengambil pelajaran kasus Poso.

"Secara pribadi, saya yang saat itu bolak-balik ke Poso mempunyai kenangan. Ini jadi pelajaran dan saya bercita-cita tidak ingin terjadi lagi di mana pun di Indonesia," katanya.

Kalla mengatakan, untuk mengatasi konflik itu ia mengajak para tokoh masyarakat, tokoh agama, bupati dan gubernur untuk mendidik masyarakat dengan baik.

Menurut dia, jika ingin memperbaiki kondisi masyarakat maka harus memperbaiki pondasi masyarakat melalui peningkatan pendidikan dan perbaikan ekonomi.

Dikatakannya, jika pendidikan tidak baik maka generasi muda bisa mempunyai arah kehidupan yang tidak menentu, tetapi jika ekonomi tidak baik maka anak-anak muda bisa menjadi pengangguran sehingga bisa bertindak macam-macam.

"Sehingga dua-duanya (pendidikan dan agama) dijalankan," ujar Wapres.

Pada kesempatan itu, Wapres mengharapkan Pondok Pesantren Ittihadul Ummah juga menjadi tempat menuntut ilmu bagi siswa dari luar Poso.

"Jangan hanya untuk Poso. Anak-anak kabupaten luar (belajar) ke Poso," katanya.

Namun, katanya, jika dahulu mereka ke Poso untuk berkelahi, namun kini untuk menuntut ilmu pengetahuan.

Sebelum ke Poso, Wapres dan rombongan melakukan pertemuan dengan kelompok profesi masyarakat (KPM) di Ampana, Kabupaten Tojo Una Una, Sulawesi Tengah.

Selanjutnya Wapres meninjau Universitas Gereja Kristen Tentena.

Dari Poso, Kalla akan melanjutkan kunjungan kerja di Gorontalo dan Manado. (kpl/rif)