TNI Tetap Jaga Kekuatan di Pulau Terluar

Kapanlagi.com - TNI belum punya rencana untuk mengurangi apalagi menarik pasukan yang selama ini bertugas di sejumlah pulau terluar di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Kalau kita tarik, siapa yang berani menjamin keamanan dan kepentingan pertahanan pada sejumlah pulau kecil yang berbatasan dengan negeri orang itu," kata Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Hotmangaradja Pandjaitan, di Singaraja, ibukota Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat (18/7).

Usai melakukan pengarahan dan peninjauan ke markas Yonif Raider 900, Pangdam menyebutkan, gangguan keamanan pada sejumlah pulau terluar selama ini cukup beragam.

Tidak hanya itu, di kawasan pulau tersebut juga kedaulatan negara harus dipertahankan dari kemungkinan adanya gangguan pihak lain.

"Sekarang kalau pasukannya dikurangi atau bahkan kita tarik, siapa yang berani menjamin masalah keamanan dan aspek ketahanan di kawasan tersebut," kata Panglima Hotmangaradja menandaskan.

Pangdam mengatakan hal itu terkait adanya usulan dari beberapa kalangan yang mengharapkan adanya penarikan sebagian kekuatan TNI dari pulau-pulau kecil yang berbatasan dengan negeri tetangga, Australia.

Penarikan perlu dilakukan sehubungan kondisi keamanan belakangan ini dinilai telah cukup kondusif.

"Saya jadi heran, untuk apa pasukan dari pulau tersebut harus ditarik?" kata Pangdam seraya menambahkan, justru dengan adanya pasukan TNI yang ditempatkan, kawasan terluar menjadi cukup aman.

Lagi pula, lanjut dia, "Mereka mau ditarik ke mana, wong pasukan yang ditempatkan di pulau terluar adalah petugas organik yang memang `rumahnya` di situ," kata panglima menjelaskan.

Pulau terluar yang terdiri atas Batek, Mengkudu dan Danarote, selama ini ditempati anggota Yonif 743 dan 744 yang adalah petugas organik TNI di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Selama di lingkungan Kesatrian Yonif "pemukul", Pangdam yang didampingi Danyonif Raider 900 Letkol Inf Suhardi, tampak menyaksikan demo kemahiran anggota Gultor Raider 900 dalam menaklukkan para pelaku teror bom, tembak tepat sasaran serta aksi refting dan pendakian tebing menggunakan seutas tali. (kpl/rif)

©2003-2007 KapanLagi.com