< >

Sudan Setuju Perbaiki Hubungan Dengan Chad

Sabtu, 19 Juli 2008 07:22
Kapanlagi.com - Presiden Sudan Omar Hassan al-Bashir setuju untuk memulihkan hubungan diplomatik dengan tetangganya Sudan, yang putus Mei setelah serangan pemberontak di ibukota Sudan Khartoum, penengah Senegal mengatakan, Jumat.

Pemerintah Senegal mengumumkan langkah tersebut menyusul pertemuan di ibukota Senegal Dakar Kamis antara menteri luar negeri Sudan dan Chad serta penjamin perjanjian damai Maret antara kedua tetangga yang berseteru itu.

Sudan memutuskan hubungan diplomatik dengan Chad 11 Mei, satu hari setelah pemberontak dari wilayah Sudan barat Darfur menyerang ibukota Khartoum. Bashir mengatakan penyerang itu adalah orang-orang Chad yang didukung oleh pemerintah Chad. Chad membantah terlibat.

Chad dan Sudan saling tuduh satu sama lain acapkali mendukung pemberontakan di wilayah mereka masing-masing sejak konflik mulai di wilayah Darfur, Sudan, 2003.

Pasukan pemberontak telah dua kali menyerang ibukota Chad N`Djamena dalam dua tahun terakhir, paling belakangan pada Februari 2008.

Senegal memerantarai perjanjian damai antara kedua pemerintah itu pada pertemuan puncak Organisasi Konferensi Islam (OKI) yang mana negara itu menjadi tuan rumah bulan berikutnya, meskipun perjanjian tersebut hanya sedikit mengurangi ketegangan hubungan antara Chad dan Sudan atau kekerasan di perbatasan bersama mereka.

"Kelompok kontak" bertemu Kamis menyusul diterapkannya perjanjian damai itu meskipun terjadi bentrokan berulang di kedua sisi perbatasan.

Kelompok itu membicarakan rencana untuk mengerahkan pasukan perdamaian dan keamanan di perbatasan Chad-Sudan serta menyetujui anggaran 30,6 juta dolar. Kelompok itu mengatakan para pakar teknik akan bertemu pada paruh kedua Agustus untuk membicarakan logistik dan mandat pasukan tersebut.

Pasukan penjaga perdamaian gabungan PBB-Uni Afrika berulang kali menghadapi masalah pengerahan di Darfur untuk mengambil alih tugas dari pasukan Uni Afrika, sementara Uni Eropa memiliki sekitar 3.000 tentara untuk melindungi pengungsi dan pekerja bantuan di Chad timur.

Presiden Senegal Abdoulaye Wade mengambil peran pemimpin dalam menengahi antara Chad dan Sudan, yang presidennya, Bashir, Senin dituduh oleh jaksa Pengadilan Pidana Internasional telah mendalangi serangan pembasmian etnik dan pembunuhan 35.000 orang di Darfur.

Wade mengatakan Kamis bahwa Presiden AS George W. Bush telah memperingatkan para pemimpin Afrika pada satu tahap bahwa ia dapat mengirim tentara AS ke Darfur jika mereka tidak bertindak untuk menghentikan apa yang Washington lihat sebagai "genosida" di wilayah itu. (kpl/rif)