"Memberantas kemiskinan dan meningkatkan perekonomian rakyat yang lagi terpuruk harus dilakukan bersama-sama dengan berpegang teguh pada hati nurani, bukan janji-janji hanya untuk menarik simpati masyarakat," kata Wiranto di Desa Bengkel Kabupaten Buleleng, sekitar 95 kilometer barat daya Denpasar, Jumat malam.
Di hadapan simpatisan dan pendukung partai politik dengan nomor urut satu itu, ia mengatakan, kemiskinan dan lemahnya perekonomian bangsa harus diberantas dan ditingkatkan secara bersama-sama sehingga kesejahteraan yang kita harapkan dapat tercapai.
"Bukan sebaliknya terlena dengan pemberitaan mengenai ekonomi yang terus tumbuh. Sementara fakta di lapangan, rakyat merasakan hidupnya makin sulit dan tertekan," kata mantan Panglima TNI itu.
Menurut Wiranto, gerakan reformasi yang telah berjalan selama 10 tahun ini tidak mampu menyentuh agenda besar bangsa apalagi untuk mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
"Saya sadar betul masalah kemiskinan memang tanggung jawab semua pihak, bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Karena keterbatasan pemerintah itulah, kita sebagai elemen masyarakat merasa perlu untuk membantu mereka," ucapnya.jelasnya.
Wiranto bersama rombongan "road show" di Bali selama dua hari hingga 19 Juli melakukan sosialisasi partainya dan kegiatan sosial, seperti penyerahan beras satu ton kepada rakyat miskin masing-masing 500 kilogram kepada warga Desa Lemukih dan Pegadungan Kabupaten Buleleng, pengobatan gratis serta peresmian agrowisata sebagai salah satu pendukung obyek kepariwisataan di Pulau Dewata.
Kemudian menghadiri pelantikan Pengurus Daerah (PD) Perempuan Hanura, pelantikan pengurus ranting dan anak ranting se-Kabupaten Gianyar, sekaligus menyampaikan orasi berkaitan dengan visi dan misi partai dalam menyongsong Pemilu Legislatif 2009 dan Pilpres. (*/cax)