
"Masih rencana film sejarah, dan ada drama musikalnya," ujar Tio, saat ditemui KapanLagi.com di Hotel Santika Yogyakarta, Jumat (17/7).
Ide ceritanya berangkat dari keresahan Tio terhadap bangsa dan negara. Tio ingin mengingatkan masyarakat akan makna kemerdekaan. "Karakter nation sudah jarang didengungkan, makanya saya buat film ini untuk kembali menggugah rasa kebangsaan kita terhadap tanah air," ujar Tio yang akan menjadi sutradara dan produser dalam film tersebut.
Tio mengatakan dalam pembuatan film sejarah itu benar-benar dari nol. Tio mengkhususkan para pemain untuk mengikuti pendidikan dan latihan. Untuk pemainnya memang belum ditentukan. Siapa pun bisa terlibat dalam film ini, hanya saja harus lolos seleksi. "Persiapannya udah mulai aku lakukan, biar matang dan maksimal. Rencananya mulai syuting awal Januari 2009," kata Tio.
Selain film sejarah, apa saja obsesi Tio yang belum tercapai. Ketika ditanya wartawan apakah Tio akan membuat sekolah teater atau pun sekolah seni peran. Dengan nada merendah Tio menjawab belum. "Ilmunya belum cukup dan belum pantes. Kalau itu nanti ada waktunya," katanya Tio yang tidak terlalu berkomentar banyak ini. (kpl/tia)
Lihat Profil: Tio Pakusadewo, Garin Nugroho, Adjie Massaid