Untuk Aris, sebagai mantan pengamen, bus dan gerbong kereta akan jadi sasarannya. Persis sama seperti saat ia mengais rejeki. "Saya akan meminta dukungan kepada mereka dan juga minta doa restu dari orang tua, istri, dan anak," ujar Aris di Hotel Sultan, Sabtu (19/7).
Masuk Grand Final Indonesia Idol 2008 sebenarnya jauh dari impian Aris. Awalnya ia sama sekali tidak optimis akan bisa. Tapi setelah 3 besar keyakinannya muncul. Pencapaian terbesar Aris sebenarnya bukan masuk Grand Final. Tetapi karena ada perubahan besar dalam dirinya.
"Cara urakan dan emosional saya jadi lebih tertata selama di Indonesia Idol," akunya.
Cita–cita menaikkan haji orang tua menjadi sangat sederhana saat kehidupan penuh glamor siap menyambutnya. "Ini yang membuat temen–temen sempat takut saya akan meninggalkan mereka. Tapi secara pribadi saya tidak akan meninggalkan mereka," janjinya. (kpl/wwn/tri)
Lihat Profil: Aris Idol