
"Saya tidak berurusan dengan dengan keluarga Pak Moer, karena mereka manusia laknat," tegasnya, saat disambangi di kediaman Jl Perkutut 5 no 9 Sektor II Bintaro, Jakarta Selatan, Senin (21/7).
Machica menegaskan kembali, Iqbal adalah darah daging Pak Moer dan itu tidak bisa digantikan. "Dan fakta tidak bisa diputar balikkan," tandas Machica. "Tes DNA saya siap, kalau tidak terbukti saya rela dihukum mati."
Kondisi Iqbal sekarang, menurut wanita asal Makassar ini, sama seperti dengan anak–anak pada umumnya. "Ia selalu menanyakan ayahnya dan merindukannya. Dan dia juga bertanya kenapa ayahnya tidak mau menemuinya."
Satu tujuan Machica, yakni mempertemukan Iqbal dengan ayahnya.
"Sejak kami berpisah, Pak Moer tidak pernah datang lagi ke sini. Kalau dia tidak mau ketemu dengan Iqbal, paling tidak akte kelahiran harus jelas. Dan saya akan tuntut keadilan buat anak saya," pungkasnya. (kpl/ant/tri)
Lihat Profil: Machica Mochtar