Benny saat ditemui di kediamannya – Larangan Selatan Kompleks Panbers Tangerang, Selasa (29/7), mengungkapkan bahwa Oktaf sebelumnya pernah tinggal di rumah Benny tapi sejak 2 tahun lalu Oktaf pamitan pulang kampung.
"Tiba–tiba 2 hari lalu dia muncul. Dan memang pintu rumah saya selalu terbuka bagi siapa saja, apalagi buat Oktaf. Sebenarnya sebelum terjadi penculikan saya sempat curiga dengan Oktaf karena dia cepat sekali akrab dengan Victoria," tuturnya.
Sebelum meminta uang tebusan kepada Benny, pelaku menelepon ke istri Benny meminta uang Rp1 miliar, tapi oleh Sherly, pelaku disarankan untuk telepon langsung ke Benny. Oleh Benny, permintaan Oktaf ditolak karena tidak punya uang sebesar itu. "Saya menawarkan 10 juta," ujar Benny.
Mereka pun janjian di jalan Fatmawti, tapi sebelumnya dedengkot Panbers ini sudah kontak polisi. "Di Fatmawati tidak ketemu, lalu kita ketemu di Blok M, tetapi saya lagi nunggu dibawa, polisi sudah kasih tahu kalau pelaku sudah dibekuk," kata Benny bersyukur. (kpl/tri/buj)
Lihat Profil: Benny Panjaitan, Panbers