Rencana penetapan zona larangan-terbang takkan memberi perlindungan yang memadai dan mesti diperluas hingga 50 kilometer, sampai bandar udara internasional Praha-Ruzyne, kata studi tersebut.
Ada ancaman bahwa sinar yang terpancar mengenai pesawat termasuk penumpangnya, kata studi itu.
"Jangkauan zona larangan-terbang mesti ditambah setidaknya jadi 50 kilometer jika kesehatan orang di darat dan di dalam pesawat mau dipelihara," kata para ahli tersebut.
"Gelombang elektromagnetik dapat dipantulkan hingga sejauh 50 kilometer dari radar ke arah darat atau pesawat lain. Setiap pesawat dalam jarak 50 kilometer dari radar itu berpotensi menghadapi bahaya besar," kata mereka.
Bahkan perbatasan 50 kilometer sangat problematis dalam kondisi lalu lintas udara yang padat. Jika kemampuan radar tersebut ditingkatkan, zona bahaya mungkin mencapai jarak 80 kilometer, kata mereka.
"Zona larangan-terbang resmi telah digambarkan secara keliru dan itu berbahaya dalam kondisi Republik Ceko," kata studi tersebut.
Namun Kementerian Pertahanan tak sependapat dengan kesimpulan studi itu.
"Zona larangan-terban aman sebagaimana digambarkan," kata juru bicara Kementerian tersebut Andrej Cirtek.
Amerika Serikat ingin membangun pangkalan radar di daerah militer Brdy, 90 kilometer di sebelah barat-daya Praha, dan satu pangkalan dengan 10 rudal pencegat di Polandia di dalam perisai rudalnya.
Sebanyak dua-pertiga warga Ceko tak setuju dengan proyek tersebut, demikian jajak pendapat yang diselenggarakan oleh lembaga angket CVVM pada Juli. (*/cax)