< >

Korsel Sambut Keputusan Soal Sengketa Kepulauan

Kamis, 31 Juli 2008 11:56
Kapanlagi.com - Korea Selatan Kamis menyambut baik keputusan Amerika Serikat untuk memulihkan status sengketa kepulauan, yang diklaim oleh Seoul dan Tokyo, sebagai wilayah kedaulatan Korea Selatan.

"This adalah habis persekutuan Korea Selatan-AS dan kepercayaan telah dipulihkan," kata juru bicara kepresidenan Lee Dong-Kwan dalam satu pernyataan.

"Tindakan pengalihan luar biasa ini mencerminkan pengertian sepenuhnya Presiden George W. Bush terhadap perasaan masyarakat Korea Selatan dan kepercayaan serta persahabatan yang mendalam antara para pemimpin kedua negara."

Memanasnya sengketa yang berlangsung lama antara Korea Selatan dan Jepang, membuat Badan pemerintah AS mengenai Nama-nama Geografi belum lama mengubah klarifikasi kepulauan mini itu dari wilayah Korea Selatan menjadi `wilayah kedaulatan`.

Berdasarkan instruksi Bush, badan AS itu Rabu kembali kepada keputusan lama dan mengklasifikasikan bahwa kepulauan mini itu kembali sebagai wilayah Korea Selatan.

Perdana Menteri Korea Selatan Han Seoung-Soo sebelumnya mengatakan, sikap badan AS itu sangat disesalkan, sementara itu para pejabat Seoul mengatakan bahwa Presiden Lee Myung-Bak, yang akan menyambut kunjungan Bush ke Korea Selatan pekan depan, menyatakan sikap itu `sangat menyakitkan.`

Bush akan berkunjung ke Korea Selatan dan Thailand menjelang menghadiri upacara pembukaan Olimpiade Beijing 8 Agustus depan.

Korea Selatan telah menggelar latihan militer di dekat gugusan kepulauan kecil berbatu dan tanpa adanya pohon itu, yang disebut Dokdo di Korea dan Takeshima di Jepang, Rabu, sehari setelah kunjungan pertama Han ke wilayah itu, dalam rangka mempertegas klaim mereka.

Sengketa ini merebak lagi dalam bulan ini ketika Jepang mengumumkan buku pedoman pendidikan baru yang memasukkan wilayah yang diklaimnya itu dalam wilayahnya.

Seoul memanggil utusan tertingginya dari Jepang sebagai protes terhadap tindakan itu.

Wilayah yang disengketakan itu bermula dari ekspansi kekaisaran Jepang pada abad ke-20, saat Tokyo menduduki semenjung Korea.

Jepang mengklaim kepulauan itu pada 1905 setelah menang perang dengan Rusia.

Kemudian, Jepang dianeksasi seluruh semenanjung Korea dari 1910 sampai Tokyo menderita kekalahan pada 1945 saat berakhirnya Perang Dunia II. Seoul sekarang sedang berencana untuk menjadikan kepulauan gersang itu bisa dihuni oleh penduduknya. (*/cax)

KOMENTAR PEMBACA


Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar