
Istana kecil yang didirikan pada 1779 itu disulap menjadi tempat pameran produk dan budaya Indonesia selama musim panas tahun ini. Pemerintah Ceko mengizinkan pemerintah Indonesia menggunakan gedung bersejarah itu dalam rangka promosi Indonesia di kota terbesar kedua di Ceko, Brno.
Istana tua itu tak mampu menampung pengunjung yang antusias menonton pemutaran Film DENIAS, yang sebelumnya juga telah diputar di berbagai kota lain di Ceko.
Film DENIAS, memberikan pengetahuan baru tentang Papua yang alamnya sangat menakjubkan bagi warga Ceko. Menonton makin nikmat dengan menyeruput teh Tambi dari Wonosobo yang harum dan bersantap makanan kecil khas Indonesia yang dikemas dalam sajian jajan pasar.
Program mempromosikan Indonesia pada masyarakat Ceko merupakan salah satu kegiatan pelayanan publik di bidang informasi yang dilakukan KBRI Praha, di bawah payung kegiatan Peringatan 50 Tahun Perjanjian Kebudayaan Indonesia-Ceko. (kpl/dar)
Lihat Profil: Ari Sihasale, Nia Zulkarnaen
eh ini ga bercanda kan? jangan2 nanti orang ceko ngira kita masih semi telanjang, pake koteka pula? hidup tanpa pendidikan, karena dana pendidikan digerogoti pejabat. eh yg terakhir betul ya?