Pemakaman itu sendiri digelar dengan upacara adat Batak, dengan dihadiri ratusan saudara dan keluarga korban.
Selain diiringi sejumlah kendaraan pribadi, mobil ambulance yang membawa jenazah menuju pemakaman juga diiringi enam bus, beserta aparat kepolisian.
Sedangkan proses pemakaman tersebut berlangsung haru. Sejumlah keluarga dan saudara korban sempat menitikkan air mata saat jenazah kedua korban itu dimasukkan ke liang lahat.
Pasangan suami istri itu tewas setelah dibunuh oleh Hendy, petugas Linmas Kelurahan Menteng, Jakarta, daerah sekitar rumah korban. Hamonangan Hutabarat tewas dengan tujuh luka tusukan di sekujur tubuhnya.
Saat melakukan aksinya, Hendy yang hendak mencuri di rumah korban, kepergok oleh Santi, pembantu korban. Akhirnya, Santi pun tewas dibunuh oleh Hendy pula.
Korban meninggalkan dua putra, Maulana dan Samuel Hutabarat serta seorang putri, Humiras Silalahi dan enam orang cucu. (kpl/rif)