< >

Korsel Berencana Jadi Pusat Depo Penyimpanan Minyak Regional

Selasa, 05 Agustus 2008 11:28
Kapanlagi.com - Korea Selatan, importir minyak mentah terbesar ke lima dunia, Senin (04/08/08) mengumumkan rencana untuk menjadi pusat depo penyimpanan minyak regional dengan menciptakan berbagai kesempatan usaha baru dan menjamin keamanan energi.

Berbagai fasilitas bunker yang ada di pelabuhan sebelah selatan Yeosu dan Ulsan akan diperluas untuk menampung 28 juta barel, kata wakil menteri Ekonomi Lee Jae-Joon.

Lee mengatakan, proyek tersebut dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja dan total investasi tahap pertama sebesar 320 juta dolar untuk meningkatkan kapasitas depo di Yeosu menjadi 6 juta barel pada Desember 2011.

Pemerintah akan menyediakan 120 juta dolar, dengan sisanya akan didatangkan dari luar negeri.

"Sebuah konsorsium multinasional yang didirikan Korean National Oil Corp., pengilang-pengilang lokal, operator terminal tanki internasional dan para pedagang minyak mentah akan menandatangani suatu kontrak awal dalam sebulan dan perusahaan bisnis patungan akan didirikan pada Oktober mendatang," kata Lee.

Perusahaan minyak milik pemerintah akan memiliki saham 29 persen di pusat minyak Yeosu dengan penyediaan lahan.

Rencana secara rinci untuk Ulsan di pantai tenggara tersebut akan ditentukan kemudian.

Korea Selatan mengimpor semua kebutuhan minyaknya. Penciptaan sebuah pusat fasilitas penyimpanan itu akan membantu menjamin keamanan pasokan minyak, kata wakil menteri seperti dikutip kementrian tersebut.

Seorang pejabat yang menangani proyek tersebut mengatakan bahwa belum ada rencana jangka pendek untuk meningkatkan kapasitas kilang saat ini hingga menjadi 2,85 juta barel minyak mentah per hari, di mana berlebih untuk memenuhi kebutuhan domestik.

"Proyek pusat penyimpanan minyak itu tidak ada hubungan sama sekali dengan kapasitas pengilangan minyak," katanya. (*/lin)