
Secara teori, sinar matahari selama satu jam dapat memberikan energi yang cukup untuk digunakan selama satu tahun penuh. Namun sejauh ini kendalanya adalah efisiensi solar panel, mahalnya harga komponen silikon, dan tidak efektifnya media simpan.
Baru-baru ini, para peneliti dari Massachusetts Institute of Technology, berhasil menemukan teknologi yang mampu mengatasi kendala penyimpanan energi matahari yang selama ini masih berbiaya tinggi. Dengan teknoplogi ini maka sinar matahari yang ditangkap akan secara langsung digunakan untuk memberi daya selama siang hari.
Sisa dari energi tersebut kemudian digunakan untuk memberi daya mesin yang berfungsi untuk memecah air menjadi unsur penyusunnya yaitu hidrogen dan oksigen. Katalis yang digunakan kali ini tidak seperti katalis lama yang berharga mahal dan memerlukan nilai pH tinggi. Katalis baru ini dapat bekerja pada suhu normal dan hanya memerlukan pH netral.
Seperti dikutip dari PCMagazine hari Senin (04/08/08) disebutkan bahwa proses elektrolisa ini akan memecah air menjadi oksigen dan hidrogen lewat dua katalis yang digunakannya. Selanjutnya, oksigen dan hidrogen ini akan digabungkan lagi dalam sel bahan bakar (fuel cell) untuk memberi daya pada saat matahari tidak bersinar atau saat malam hari. (pcm/roc)