< >

Finalis Puteri Indonesia 2008 Mulai Dikarantina

Rabu, 06 Agustus 2008 07:24
Kapanlagi.com - Sebanyak 38 finalis Puteri Indonesia 2008 telah terpilih dari 33 provinsi di Indonesia. Hari ini mereka mulai mengikuti masa karantina hingga 15 Agustus mendatang. Mereka berasal dari berbagai latar belakang pendidikan dan profesi, di antaranya polisi, perancang busana, dan bahkan pelajar SMU.

Finalis asal Papua, Novita Kristy Krey (21) adalah seorang polisi yang bekerja di bagian Intelkam Polda Papua. Perempuan kelahiran Jayapura, 12 November 1987 ini adalah bungsu dari lima bersaudara yang mengawali karirnya sebagai polisi sejak 2007 lalu.

"Saya sangat terinspirasi perempuan Indonesia masa kini, terutama yang ada di Papua. Mereka bisa berkarir dengan sukses, ada yang menjadi pejabat, pengusaha, dan banyak lagi profesi strategis yang bisa dilakukan oleh perempuan," katanya saat ditanya alasan mengikuti ajang Puteri Indonesia 2008.

Gelar Puteri Indonesia merupakan kegiatan tahunan Yayasan Puteri Indonesia (YPI) yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-13. Di mana tema yang diangkat tahun ini adalah Pancarkan Cantikmu Melalui Karya Bagi Negeri dan Pelestarian Persada Nusantara.

Selain polisi, salah seorang finalis juga seorang perancang busana yang kerap membuat busana untuk kerabat terdekat. Dalam konferensi pers Pemilihan Puteri Indonesia di Jakarta, Rabu (5/8) ia mengenakan busana kasual yang merupakan salah satu rancangannya.

"Saya masih belum percaya diri merancang busana untuk orang lain karena sebelum merancang baju untuk seseorang, saya merasa lebih pas kalau melihat bagaimana kepribadiannya dulu," ujar finalis Puteri Indonesia 2008 asal Jawa Timur, Yustin Karina.

Perempuan kelahiran Surabaya, 13 Agustus 1984 ini adalah dosen di sebuah perguruan tinggi swasta di Surabaya.

Sementara, finalis asal Nanggroe Aceh Darussalam, Shinta Alvionita adalah satu-satunya finalis Puteri Indonesia 2008 yang masih berstatus pelajar SMU. Ia kini duduk di Kelas 3 IPA dan mengaku mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Utara dan pihak sekolah untuk mengikuti ajang ini.

"Semua pihak memberi dukungan positif kepada saya untuk mengikuti ajang ini. Kepala sekolah dan guru juga memberikan ijin untuk mengikuti kegiatan Puteri Indonesia 2008," demikian sulung dari dua bersaudara kelahiran Lhokseumawe, 13 Maret 1990 ini. (kpl/dar)

Lihat Foto Finalis Puteri Indonesia 2008

Someone Behind You

Someone Behind You

Someone Behind You 


BERITA TERKAIT