Moreno, yang mengikuti perlombaan road race dan individual time trial putri, dites positif menggunakan perangsang untuk memperkuat daya tahan tubuh EPO.
Juru bicara IOC, Giselle Davies, mengatakan Moreno dites pada 31 Juli dan meninggalkan tempatnya pada petang yang sama.
IOC mengatakan, pihak mereka memperhitungkan akan ada antara 30 sampai 40 kali pemeriksaan obat terlarang selama pertandingan 8-24 Agustus dan hingga kini sudah lebih dari 4.500 pemeriksaan yang berkaitan dengan penipuan dalam penggunaan obat terlarang dalam pertandingan.
Ketua Uni Balap Sepeda Internasional (UCI) Pat McQuaid menyatakan amat hati-hati dengan pemeriksaan itu.
"Saya amat hati-hati dengan pemeriksaan positif ini. Yang saya ketahui, pemeriksaan di luar kompetisi diadakan beberapa minggu lalu," katanya.
Sementara Moreno akan bisa jadi akan mendapatkan larangan berlomba selama dua tahun di bawah aturan baru IOC sehingga ia tidak akan tampil dalam Olimpiade 2012 di London.
Cabang balap sepeda, belakangan ini mendapat perhatian besar di kalangan olahraga dunia dan pembalap sepeda Spanyol didera banyak masalah dengan obat terlarang.
Dua pembalap Spanyol dites positip menggunakan EPO selama berlangsung balap sepeda Tur Prancis bulan lalu.
UCI menuduh Spanyol berbuat amat sedikit dalam kasus obat terlarang.
EPO, jenis obat terlarang yang memaksa tubuh untuk menggunakan oksigen, digunakan atlet untuk memperkuat penampilan mereka, utamanya di cabang atletik dan balap sepeda, terutama bagi sprinter yang akan melakukan start. Obat terlarang itu mempercepat kapasitas oksigen dalam tubuh mereka. (*/cax)