Indonesia sementara meraih satu medali perunggu bersama Georgia, Jerman, Belarus, Finlandia, Aljazair, Swiss, Kroasia, Taiwan, Uzbekistan dan Argentina. Diukur dari peraihan total medali, Indonesia berada di urutan ke-16 bersama 10 negara lainnya, karena beberapa negara terpaut dalam raihan medali yang sama.
Belanda dan Spanyol, misalnya, sama-sama berada di urutan kesembilan, Rumania, Thailand dan India di urutan ke-11, sedangkan di urutan ke-15 ditempati Austria, Turki, Vietnam, Norwegia, Swedia, Hungaria dan Zimbabwe.
Pada pertandingan Sabtu, atlet Indonesia Eko mencatat angkatan 130kg, sedang pada angkatan clean and jerk mencatat 158kg, sehingga total angkatannya adalah 288kg.
Total angkatan 288kg yang dicatat Eko itu sempat memecahkan rekor dunia junior, namun tidak lama kemudian rekor tersebut dipecahkan kembali oleh lifter China Long Qingquan dengan total angkatan 292kg, yang sekaligus membuahkan medali emas.
Juara Asia Hoang Anh Tuan dari Vietnam merebut medali perak dengan total angkatan seberat 290kg.
Sebelumnya lifter putri andalan Indonesia Lisa Rumbewas gagal mempersembahkan medali bagi kontingen Indonesia setelah pada kelas 53kg putri hanya menempati urutan keempat dengan total angkatan 206kg.
Medali emas kelas 53kg putri itu diraih atlet Thailand P. Jaroenrattanatarakoon, perak diraih atlet Korsel Jinhee Yoon, dan perunggu diraih atlet Belarusia Nastassia Nivikava. (kpl/rif)