< >

Kapolda Jabar Bantah Halangi Pertandingan di Kandang Persib

Senin, 11 Agustus 2008 20:31
Kapanlagi.com - Kapolda Jawa Barat Irjen (Pol) Drs. Susno Duadji membantah pihaknya menghalang-halangi pemberian ijin pertandingan kandang Persib Bandung, namun sejauh ini Pengurus Persib belum mengajukan permohonan perijinan pertandingan kandang itu ke Polda Jabar.

"Ada yang mengajukan permohonan ijin pertandingan itu, tapi kami tidak melayaninya dari sembarangan. Karena yang mau main Persib, ya izinnya harus melalui pengurus Persib Bandung, bukan dari siapa saja," kata Susno Duadji di sela-sela rapat dengan Komisi III DPR-RI, di Gedung Sate Kota Bandung, Senin (11/8).

Kapolda menegaskan, tidak akan melayani permohonan ijin selain dari Pengurus Persib Bandung. Namun hingga saat ini pihak Persib Bandung belum mengajukannya.

"Yang saya tahu Pengurus Persib itu yah Pak Dada, Pak Edi dan Pak Yoyo. Namun mereka masih sibuk urusan Pilwakot Bandung, jadi konsentrasi ke sana. Saya maklumi bila masih sibuk," kata Kapolda.

Ia menegaskan, hanya akan melayani permohonan izin pertandingan Persib Bandung yang dilayangkan oleh pengurus Persib. Terkait keberadaan Panpel Persib Bandung, Kapolda tetap hanya akan melayani permohonan ijin dari pengurus tim Maung Bandung.

"Kalau EO ngotot ingin menggelar pertandingan, ya jelas mereka dapat duit kok. Namun keputusan saya pun berdasarkan pembicaraan bersama dengan yang lain. Saya sebagai pemegang tanggung jawab keamanan berhak menetapkan kebijakan untuk menjamin pengamanan," kata Susno.

Kapolda menegaskan, bilapun Pengurus Persib telah melayangkan surat permohonan izin pertandingan di Bandung atau di tempat lainnya di Jawa Barat, pihaknya akan berbicara dengan pejabat terkait lainnya.

"Bila yang punya daerah (walikota) tidak bersedia kotanya dipakai pertandingan, jelas harus menjadi pertimbangan. Bila saya memaksakan kasih izin, habis saya. Bila EO maksa menggelar pertandingan, yah silakan main sendiri," katanya.

Bantah

Terkait sebelumnya Polda Jabar meminta jaminan dari pihak Persib terkait keamanan, Kapolda Jabar membantah.

"Siapa yang minta jaminan segala, saya belum ketemu bobotoh atau siapa pun," ujar Susno Duadji.

Dikatakan, keluar tidaknya perizinan itu tidak terkait sanggup atau tidak sanggup melakukan pengamanan Persib Bandung, namun ada prasyarat yang harus dipenuhi untuk menjamin pertandingan kandang.

"Bukan perkara sanggup dan tidak sanggup, pengamanan jelas ada shock terapinya mulai dari paling lunak hingga represif. Yang jelas terkait pertandingan Persib kami tunggu surat permohonan resmi dari pengurusnya," katanya.

Seret keluarnya izin pertandingan di kandang Persib itu merupakan buntut kerusuhan saat Persib menjamu Persija dua minggu lalu. Akibatnya Persib harus menjalani partai kandang di Stadion Manahan Solo.

Sekarang bahkan Persib ditolak menjadi tuan rumah tanpa penonton di mana-mana. Akibatnya nasib dua partai kandang Persib lawan Arema Malang dan Peritara Jakarta tara hingga saat ini masih terkatung-katung.

Secara tidak langsung, kondisi itu sangat tidak menguntungkan bagi persiapan tim Persib yang Senin (11/8) ini seharusnya meladeni Arema Malang. (kpl/rif)