Profesor R. Graham Cooks, menerapkan teknik yang disebut mass spectrometry untuk menggali lebih banyak informasi dari bekas sidik jari ini. Peralatan yang diperlukan pun tak terlalu sulit didapat walaupun masih cukup mahal bila untuk ukuran perorangan.
R. Graham Cooks menggunakan metode melarutkan senyawa yang terkandung pada bekas sidik jari tersebut dengan menggunakan cairan yang telah dialiri listrik. Cairan yang berisi senyawa ini kemudian di analisa dengan menggunakan mass spectrometer. Proses ini diulang-ulang hingga seluruh permukaan bekas sidik jari telah terproses.
Dengan teknik ini maka bahan peledak atau obat-obatan terlarang yang sebelumnya disentuh oleh pemilik bekas sidik jari ini akan terdeteksi. Dengan teknik yang sama maka bekas sidik jari yang telah tertumpuk oleh sidik jari lain dengan mudah dapat diidentifikasi.
Namun seperti dikutip dari The New York Times hari Kamis (07/08/08) disebutkan bahwa metode ini sebenarnya dikembangkan untuk tujuan medis. Dengan menggunakan prinsip yang sama maka ahli bedah dapat menganalisa jaringan tubuh tertentu yang diduga terjangkit kanker. (tnyt/roc)