< >

Wapres: Film Nasional Harus Laku di Negara Orang

Selasa, 12 Agustus 2008 22:48
Kapanlagi.com - Insan film nasional jangan cepat merasa puas karena film Indonesia saat ini sudah menjadi tuan rumah di negara sendiri. Pendapat ini disampaikan Wapres Jusuf Kalla dalam kesempatan tatap muka dengan Insan Film Nasional di Gedung Film BP2N Jakarta, Selasa (12/8).

"Pertumbuhan film nasional sudah bagus, tetapi harus terus ditingkatkan agar bisa menjadi tamu di negeri orang," katanya.

Sebelumnya, Menbudpar Jero Wacik saat memberikan laporan mengatakan bahwa pertumbuhan film nasional sangat pesat, terhitung sejak tahun 1999 sampai sekarang.

Menurut Jero Wacik, pada 1999 produksi film hanya satu judul. Jumlah itu terus meningkat hingga mencapai 53 judul selama tahun 2007, yang diberikan surat lulus sensor dari LSF.

Sementara itu, Ketua LSF, Titie Said mengatakan sejak Januari hingga Agustus 2008, sudah 50 judul yang diberi surat lulus sensor.

"Dibandingkan jumlah judul film impor yang mencapai 97 judul pada periode yang sama, ini suatu kemajuan besar," katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pada 2007, jumlah film impor yang diberikan surat lulus sensor mencapai 207 judul, jauh di atas jumlah film nasional yang hanya 53 judul.

Wapres Jusuf Kalla menyambut baik perkembangan film nasional tersebut, namun ia menekankan agar upaya membangkitkan industri film nasional dilakukan secara terus menerus.

"Ke depan film Indonesia harus bisa menjadi tamu di negeri orang. Kalau cuma jadi tuan rumah, banyak yang bisa melakukannya," katanya.

Acara Tatap Muka Insan Film Nasional dengan Wapres Jusuf Kalla dihadiri puluhan produser film dan pejabat di lingkungan BP2N dan Lembaga Sensor Film.  (kpl/dar)

 Pesan dari sponsor 

Lihat Profil: Titie Said, Jusuf Kalla

KOMENTAR PEMBACA


Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar


Arsip Foto Titie Said
003.jpg
002.jpg
001.jpg


BERITA LAINNYA