< >

Gresik United Tegang Hadapi PSIM

Minggu, 17 Agustus 2008 07:24
Kapanlagi.com - Tim Gresik United (GU) harus mampu melepaskan diri dari tekanan dan beban mental jika ingin memenangkan laga menghadapi tamunya PSIM Yogyakarta pada lanjutan kompetisi Divisi Utama musim 2008/2009 di Stadion Petrokimia Gresik, Selasa (19/8).

Pelatih Gresik United, Joko Malis Mustafa, yang dihubungi wartawan di Gresik, Sabtu (16/8) mengakui mental sebagian besar pemainnya masih labil, meski dari segi organisasi permainan sudah berjalan dengan baik.

"Anak-anak harus mampu keluar dari tekanan dan beban harus menang saat menghadapi PSIM. Kalau masih seperti laga sebelumnya, kami akan kembali mengalami kesulitan," katanya.

Joko Malis merujuk pada hasil buruk saat dipermalukan Persiba Bantul 0-1 di kandang sendiri, Rabu (13/8). Kekalahan ketiga beruntun itu tidak lepas dari permainan buruk Andre Budianto dkk, akibat terlalu terbebani target harus menang di kandang sendiri.

"Makanya saat lawan PSIM nanti, saya tidak mau membebani anak-anak harus menang. Yang terpenting, bagaimana bermain maksimal dan mampu memanfaatkan peluang untuk mencetak gol," ujar Joko Malis.

Mantan pelatih Persmin Minahasa ini menambahkan meraih kemenangan di depan publik sendiri sangat penting, tapi hal itu tidak boleh menjadi beban pemain.

Setelah kalah dari Persiba, Joko Malis langsung melakukan evaluasi terhadap timnya untuk pembenahan menjelang laga menghadapi PSIM pekan depan.

Bagi Joko Malis, pertandingan melawan PSIM cukup menentukan untuk kelanjutan timnya di kompetisi musim ini, termasuk taruhan karirnya. Gresik United harus mampu bangkit kalau tetap ingin bersaing di kompetisi musim ini.

Kemenangan juga akan membuat tim berjuluk "Laskar Joko Samudro" itu bisa terlepas dari posisi juru kunci klasemen sementara.

Namun, PSIM yang akan menjadi lawan Gresik United, juga bukan tim yang mudah dikalahkan. Terbukti, tim asal Yogyakarta itu mampu menahan imbang tuan rumah Persibo Bojonegoro dengan skor 1-1.

Manajer Gresik United, Ali Mukhid, yang dikonfirmasi terpisah merasa optimistis timnya bisa bangkit dan meraih kemenangan di kandang sendiri.

"Dari sisi permainan, anak-anak sudah tampil bagus dan menjalankan instruksi pelatih dengan baik, hanya kami belum beruntung. Tapi kami optimis bisa meraih poin penuh saat menjamu PSIM," ujarnya. (kpl/rif)