Pelatih Persema Malang, Subangkit, Rabu, menyatakan, dirinya tidak gentar dan tetap memasang target menang lawan Persigo, meski tim dari ranah Sulawesi itu mampu menjungkalkan Persekabpas Pasuruan 3-0 di kandang lawan.
"Rasa percaya diri pemain Persigo semakin membaja setelah menaklukkan tim tuan rumah dengan skor telak 3-0, namun saya yakin anak-anak mampu meredamnya dan memenangkan pertandingan nanti sore," katanya menegaskan.
Ia menegaskan, tim manapun tidak akan dibiarkan untuk mencuri poin di kandang Persema dan target sapu bersih setiap pertandingan home harus tetap terjaga hingga kompetisi 2008 berakhir.
Mantan pelatih Persekabpas Pasuruan itu mengakui, untuk memenangkan duel dengan Persigo Gorontalo, dirinya menginstruksikan para pemain belakang "mematikan" setiap pergerakan striker Persigo, Claudio Matinez.
"Pergerakan Martinez harus dimatikan, kemanapun langkahnya harus terus ditempel, karena striker ini cukup berbahaya dan kami tidak ingin kecolongan," katanya menegaskan.
Subangkit mengakui, kekuatan dan motivasi Persigo jauh lebih bagus ketimbang Persibom Bolaang Mongondow yang telah dikalahkannya, Jumat (15/8) lalu apalagi setelah tim itu mampu mempermalukan tim tuan rumah Persekabpas Pasuruan.
Sementara itu pelatih Persigo Welly Padungge mengakui, pihaknya telah mengantongi kelemahan tim tuan rumah Persema."Kami telah mempelajari kekuatan Persema melalui rekaman ketika tim berjuluk Laskar Ken Arok itu dijamu Persiba Bantul dan Persibom beberapa waktu lalu," katanya.
Ia mengakui, dari berbagai sisi baik kelebihan maupun kelemahan tim asuhan Subangkit tersebut telah dipelajari dengan matang dan hasilnya pemain sayap Persema memiliki kelebihan, namun hal itu sudah diantisipasi.
"Kami datang dengan membawa kekuatan 18 orang pemain dan target kami bisa mencuri poin seperti yang kami lakukan di kandang Persekabpas beberapa waktu lalu," tegasnya. (*/cax)