< >

Pakar Ekonomi: Birokrasi Hambat Realisasi Investasi

Rabu, 20 Agustus 2008 13:13
Kapanlagi.com - Pakar ekonomi Universitas Indonesia (UI) Dorodjatun Kuntjoro-Jakti mengatakan, birokrasi pemerintah, baik di pusat maupun di daerah merupakan penghambat utama realisasi investasi di Indonesia.

"Makin dekat ke pusat, makin cepat realisasi investasi. Makin jauh dari pusat makin lambat," katanya saat menjadi pembicara kunci dalam diskusi "Penyusunan Roadmap Penanaman Modal" di Jakarta, Rabu (20/08/08).

Ia menyayangkan rendahnya realisasi investasi asing maupun dalam negeri yang masih jauh di bawah tingkat perizinan yang di setujui.

"Hal itu menghambat upaya-upaya pengurangan pengangguran dan kemiskinan," ujarnya.

Dorodjatun menjelaskan, hambatan birokrasi itu telah menyebabkan Jepang tidak lagi berminat untuk investasi di Indonesia.

"Investasi Jepang masih banyak di China, tapi di Asia Tenggara sudah digantikan oleh investor dari Asia sendiri seperti Korea dan Singapura." jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Penanaman Modal (BKPM) M. Lutfi mengatakan, selama 3,5 tahun terakhir pihaknya telah berupaya meningkatkan iklim investasi yang baik dari aspek perizinan, perundang-undangan dan peraturan lainnya.

"Perizinan dipercepat waktu pelayanannya dari 70 hari pada 2002, sekarang hanya 10 hari," ujarnya ketika membuka diskusi tersebut.

Meski demikian, Lutfi mengakui masih terjadi tumpang tindih kebijakan antara pusat dan daerah karena adanya otonomi daerah.

"Harusnya kita seperti negara maju yang menerapkan kebijakan mana yang paling baik, itu yang dipilih," katanya. (*/lin)